Tarik untuk refresh
Polisi Selidiki Pengeroyokan Pengunjung King Club Batu Aji Hingga Tak Sadarkan Diri

Polisi Selidiki Pengeroyokan Pengunjung King Club Batu Aji Hingga Tak Sadarkan Diri

01 Januari 2026 • 16:58

Batam, Batamnews - Seorang pengunjung kelab malam, Pandu Wijaya (43), menjadi korban pengeroyokan oleh dua orang tak dikenal di kawasan King Club Batu Aji. Insiden itu terjadi pada Sabtu dini hari, 28 Desember 2025, sekitar pukul 03.00 WIB. Berdasarkan penuturan korban, malam itu ia sedang berkumpul dan minum bersama teman-teman di dalam klub sejak pukul 01.00 WIB.  Situasi memanas saat terjadi keributan di area dansa. Pandu memilih mengundurkan diri untuk menghindari masalah. . Tiba-tiba ada dua orang yang saya tak kenal menghadang saya saat mau keluar club. Dikira saya yang ribut, saat itu saya langsung dikeroyok,” kata Pandu. Saat keluar, ia dihadang dua orang di luar klub. Tanpa banyak kata, keduanya langsung memukuli Pandu hingga terjatuh. Korban kemudian ditendang dan diinjak-injak hingga tak sadarkan diri. Seorang teman yang menyaksikan segera membawanya ke rumah sakit. Akibat pengeroyokan itu, Pandu mengalami luka-luka serius. Ia mengalami lebam dan bengkak pada mata kanan, memar di punggung dan rusuk kiri, lebam di pipi kiri, luka cakar di leher belakang, serta nyeri dada. “Sampai saat ini saya masih batuk darah dan tidak bisa bekerja lagi karena bagian dalam tubuh saya dan mata saya mengalami luka,” ucapnya, menambahkan keluhannya. Tidak hanya menjalani perawatan, Pandu juga telah melaporkan kejadian tersebut ke Satreskrim Polresta Barelang. Ia meminta keadilan dan perlindungan hukum atas peristiwa yang menimpanya. . “Perkara ini on proses, kami akan melakukan penyelidikan lebih lanjut,” tegasnya. Hingga saat ini, identitas dan motif kedua pelaku masih dalam penyelidikan.

Batam, Batamnews - Seorang pengunjung kelab malam, Pandu Wijaya (43), menjadi korban pengeroyokan oleh dua orang tak dikenal di kawasan King Club Batu Aji. Insiden itu terjadi pada Sabtu dini hari, 28 Desember 2025, sekitar pukul 03.00 WIB.

Berdasarkan penuturan korban, malam itu ia sedang berkumpul dan minum bersama teman-teman di dalam klub sejak pukul 01.00 WIB. 

Situasi memanas saat terjadi keributan di area dansa. Pandu memilih mengundurkan diri untuk menghindari masalah.

Baca juga: Kronologi Lengkap Pembunuhan Bella di Kos: Pelaku Putar Musik Keras hingga Cium Dahi Korban

“Saya tidak kenal dengan ribut-ribut itu. Tiba-tiba ada dua orang yang saya tak kenal menghadang saya saat mau keluar club. Dikira saya yang ribut, saat itu saya langsung dikeroyok,” kata Pandu.

Saat keluar, ia dihadang dua orang di luar klub. Tanpa banyak kata, keduanya langsung memukuli Pandu hingga terjatuh. Korban kemudian ditendang dan diinjak-injak hingga tak sadarkan diri. Seorang teman yang menyaksikan segera membawanya ke rumah sakit.

Akibat pengeroyokan itu, Pandu mengalami luka-luka serius. Ia mengalami lebam dan bengkak pada mata kanan, memar di punggung dan rusuk kiri, lebam di pipi kiri, luka cakar di leher belakang, serta nyeri dada.

“Sampai saat ini saya masih batuk darah dan tidak bisa bekerja lagi karena bagian dalam tubuh saya dan mata saya mengalami luka,” ucapnya, menambahkan keluhannya.

Tidak hanya menjalani perawatan, Pandu juga telah melaporkan kejadian tersebut ke Satreskrim Polresta Barelang. Ia meminta keadilan dan perlindungan hukum atas peristiwa yang menimpanya.

Baca juga: Meski Dilarang, Kembang Api Hiasi Langit Batam di Malam Tahun Baru 2026

Merespons laporan itu, Kasat Reskrim Polresta Barelang, Kompol Debby Tri Andrestian, menyatakan penyelidikan telah dimulai. “Perkara ini on proses, kami akan melakukan penyelidikan lebih lanjut,” tegasnya.

Hingga saat ini, identitas dan motif kedua pelaku masih dalam penyelidikan.

Play
Stop
WA
FB
Copy
Batamnews Home
Memuat…