Batam, Batamnews - Romo Chrisanctus Paschalis Saturnus, atau biasa disapa Romo Paschal, menyoroti kasus dugaan penganiayaan berat yang diduga dilakukan oleh seorang bernama Wilson dan rekan-rekannya. Menyadari parahnya kasus ini dan kemungkinan ada korban lain, Romo Paschal secara terbuka mengajak siapa pun yang pernah mengalami kekerasan dari tersangka tersebut untuk segera melaporkannya ke polisi. "Saya menghimbau, siapa saja yang pernah menjadi korban kekerasan dari Wilson dan teman-temannya, untuk melapor ke polisi. Jangan takut," tegas Romo Paschal, Kamis, 4 November 2025. . Negara, menurutnya, hadir untuk memberi perlindungan, dan para pegiat kemanusiaan akan memberikan dukungan penuh. "Negara akan menjamin perlindungan untuk saksi dan korban. Kami, masyarakat yang peduli isu kemanusiaan, juga pasti akan mendampingi dan mendukung penuh kasus ini," tambahnya. Keterlibatan Romo Paschal berawal saat ia menerima laporan dan bukti foto terkait dugaan penganiayaan dari Rumah Sakit Elisabeth. Ia menduga keras bahwa yang terjadi bukanlah penganiayaan biasa, melainkan penganiayaan berat yang mungkin juga berkaitan dengan Tindak Pidana Perdagangan Orang (TPPO). "Saya menduga keras ini penganiayaan berat, bahkan ada unsur TPPO-nya. Saya akan kawal ini. Pelaku harus dikenai pasal berlapis," ujar Romo. Menanggapi kekhawatiran bahwa kasus dengan korban berlatar belakang Lady Companion kerap berakhir damai atau dihentikan, Romo Paschal berkomitmen mengawal kasus ini sampai tuntas. . "Kami akan kawal kasus ini. Kami minta penegak hukum memberikan kejelasan. Jangan sampai ada kasus yang ditutupi. Ini bukan sekadar penganiayaan, bisa jadi juga ada praktik perdagangan orang di sana," pungkasnya.
Batam, Batamnews - Romo Chrisanctus Paschalis Saturnus, atau biasa disapa Romo Paschal, menyoroti kasus dugaan penganiayaan berat yang diduga dilakukan oleh seorang bernama Wilson dan rekan-rekannya.
Menyadari parahnya kasus ini dan kemungkinan ada korban lain, Romo Paschal secara terbuka mengajak siapa pun yang pernah mengalami kekerasan dari tersangka tersebut untuk segera melaporkannya ke polisi.
"Saya menghimbau, siapa saja yang pernah menjadi korban kekerasan dari Wilson dan teman-temannya, untuk melapor ke polisi. Jangan takut," tegas Romo Paschal, Kamis, 4 November 2025.
Baca juga: Ritual Mistis Calon LC Berujung Maut: Pembunuhan Sadis Dwi Putri dan Praktik Gelap Agensi MK Manajemen
Romo Paschal menegaskan, para korban tidak perlu khawatir akan keselamatannya jika melapor. Negara, menurutnya, hadir untuk memberi perlindungan, dan para pegiat kemanusiaan akan memberikan dukungan penuh.
"Negara akan menjamin perlindungan untuk saksi dan korban. Kami, masyarakat yang peduli isu kemanusiaan, juga pasti akan mendampingi dan mendukung penuh kasus ini," tambahnya.
Keterlibatan Romo Paschal berawal saat ia menerima laporan dan bukti foto terkait dugaan penganiayaan dari Rumah Sakit Elisabeth. Ia menduga keras bahwa yang terjadi bukanlah penganiayaan biasa, melainkan penganiayaan berat yang mungkin juga berkaitan dengan Tindak Pidana Perdagangan Orang (TPPO).
"Saya menduga keras ini penganiayaan berat, bahkan ada unsur TPPO-nya. Saya akan kawal ini. Pelaku harus dikenai pasal berlapis," ujar Romo.
Menanggapi kekhawatiran bahwa kasus dengan korban berlatar belakang Lady Companion kerap berakhir damai atau dihentikan, Romo Paschal berkomitmen mengawal kasus ini sampai tuntas.
Baca juga: Kasus Tewasnya Dwi Putri Jadi Atensi, Polresta Barelang Jalin Koordinasi dengan Kuasa Hukum Hotman Paris
Ia juga berharap kasus yang saat ini ditangani di tingkat Polsek Batam Kota dapat mendapatkan perhatian lebih, bahkan ditingkatkan ke penyidikan Polresta atau Polda, mengingat kasus ini telah viral dan menyita perhatian publik.
"Kami akan kawal kasus ini. Kami minta penegak hukum memberikan kejelasan. Jangan sampai ada kasus yang ditutupi. Ini bukan sekadar penganiayaan, bisa jadi juga ada praktik perdagangan orang di sana," pungkasnya.