Tarik untuk refresh
Video Dugaan Penelantaran Pasien Anak di Klinik Kimia Farma Batam Viral, Manajemen Turun Tangan

Video Dugaan Penelantaran Pasien Anak di Klinik Kimia Farma Batam Viral, Manajemen Turun Tangan

Kemarin • 09:15

Batam, Batamnews — Sebuah video yang menunjukkan dugaan penelantaran pasien anak oleh seorang dokter di sebuah klinik kembali viral dan memancing reaksi keras dari warganet. Insiden yang diketahui terjadi di Klinik Kimia Farma di Sekupang Kota Batam tersebut merekam kepanikan sekaligus kekecewaan keluarga pasien terhadap pelayanan tenaga medis. Dalam video berdurasi singkat yang beredar luas di platform TikTok @unrikasarjanahuk2017 tersebut, terdengar suara seorang pria yang meluapkan kekecewaannya kepada seorang dokter wanita berpakaian dinas merah marun. Dokter tersebut tampak sedang bersiap-siap meninggalkan area meja pendaftaran dengan menyandang tasnya, sementara sang perekam terus memprotes sikapnya. Kamera kemudian menyorot seorang ibu yang tengah duduk di kursi ruang tunggu, mendekap erat anak balitanya yang sedang sakit menggunakan kain jarik. Menurut narasi perekam, anak tersebut dalam kondisi darurat karena terus-menerus muntah dan membutuhkan penanganan segera. "Ini pasien anak-anak emergency, apa salahnya dicek dulu, Bu?" ujar pria dalam video tersebut. Kekecewaan keluarga pasien semakin memuncak ketika dokter tersebut diduga enggan melakukan pemeriksaan awal dan justru mempersilakan pihak keluarga untuk melaporkan kejadian tersebut. Perekam video juga menyinggung status mereka sebagai pasien pengguna fasilitas BPJS Kesehatan, yang menurutnya sering kali dipandang sebelah mata. "Mungkin karena dokter ini BUMN, kami pasien BPJS rakyat biasa yang gampang diremehin. Disuruhnya lapor aja," tambah keterangan dalam video tersebut. Perekam juga menyoroti sikap sang dokter yang dinilai angkuh dan tidak mencerminkan nilai 'BerAKHLAK' yang seharusnya dipegang oleh instansi terkait. Menanggapi kegaduhan yang beredar di masyarakat dan media sosial, PT Kimia Farma Diagnostika selaku manajemen yang menaungi klinik tersebut segera merilis pernyataan resmi pada Senin, 25 Mei 2026. Perusahaan menegaskan bahwa pihaknya telah mengambil langkah cepat dengan menemui keluarga pasien untuk mendengar langsung duduk perkara dari sudut pandang mereka. Berikut adalah poin-poin klarifikasi resmi dari manajemen: 1. Komunikasi dengan Keluarga Pasien: Perusahaan telah melakukan komunikasi serta pertemuan dengan keluarga pasien guna mendengarkan kronologi dan masukan secara langsung terkait kejadian di Klinik Kimia Farma Kota Batam tersebut. 2. Investigasi Internal: Saat ini, Perusahaan tengah melakukan investigasi internal secara menyeluruh untuk memperoleh pemahaman yang utuh dan objektif atas fakta yang sebenarnya terjadi di lapangan. 3. Mengedepankan Keselamatan Pasien: Dalam mengambil kesimpulan maupun penilaian, Perusahaan mengedepankan prinsip *Patient Safety* (Keselamatan Pasien) dan Standar Layanan yang berlaku di lingkungan Perusahaan. 4. Komitmen Perbaikan: Perusahaan berkomitmen untuk terus menjaga kualitas pelayanan kesehatan yang profesional, humanis, dan berorientasi penuh pada keselamatan pasien. Setiap masukan dari masyarakat menjadi perhatian penting bagi Perusahaan dalam melakukan perbaikan guna memastikan pelayanan kesehatan berjalan optimal secara berkelanjutan. Sebagai informasi, PT Kimia Farma Diagnostika adalah entitas usaha dari PT Kimia Farma Tbk, bagian dari Biofarma Group. Perusahaan ini bergerak sebagai penyedia layanan kesehatan terintegrasi yang memiliki jejaring layanan Klinik dan Laboratorium Medis yang menjangkau seluruh masyarakat Indonesia. Saat ini, masyarakat dan pihak berwenang masih menunggu hasil investigasi internal terkait kelanjutan nasib pelayanan di klinik tersebut.

Batam, Batamnews — Sebuah video yang menunjukkan dugaan penelantaran pasien anak oleh seorang dokter di sebuah klinik kembali viral dan memancing reaksi keras dari warganet. Insiden yang diketahui terjadi di Klinik Kimia Farma di Sekupang Kota Batam tersebut merekam kepanikan sekaligus kekecewaan keluarga pasien terhadap pelayanan tenaga medis.

Dalam video berdurasi singkat yang beredar luas di platform TikTok @unrikasarjanahuk2017 tersebut, terdengar suara seorang pria yang meluapkan kekecewaannya kepada seorang dokter wanita berpakaian dinas merah marun.

Dokter tersebut tampak sedang bersiap-siap meninggalkan area meja pendaftaran dengan menyandang tasnya, sementara sang perekam terus memprotes sikapnya.

Kamera kemudian menyorot seorang ibu yang tengah duduk di kursi ruang tunggu, mendekap erat anak balitanya yang sedang sakit menggunakan kain jarik.

Menurut narasi perekam, anak tersebut dalam kondisi darurat karena terus-menerus muntah dan membutuhkan penanganan segera.

"Ini pasien anak-anak emergency, apa salahnya dicek dulu, Bu?" ujar pria dalam video tersebut.

Kekecewaan keluarga pasien semakin memuncak ketika dokter tersebut diduga enggan melakukan pemeriksaan awal dan justru mempersilakan pihak keluarga untuk melaporkan kejadian tersebut.

Perekam video juga menyinggung status mereka sebagai pasien pengguna fasilitas BPJS Kesehatan, yang menurutnya sering kali dipandang sebelah mata.

"Mungkin karena dokter ini BUMN, kami pasien BPJS rakyat biasa yang gampang diremehin. Disuruhnya lapor aja," tambah keterangan dalam video tersebut.

Perekam juga menyoroti sikap sang dokter yang dinilai angkuh dan tidak mencerminkan nilai 'BerAKHLAK' yang seharusnya dipegang oleh instansi terkait.

Menanggapi kegaduhan yang beredar di masyarakat dan media sosial, PT Kimia Farma Diagnostika selaku manajemen yang menaungi klinik tersebut segera merilis pernyataan resmi pada Senin, 25 Mei 2026.

Perusahaan menegaskan bahwa pihaknya telah mengambil langkah cepat dengan menemui keluarga pasien untuk mendengar langsung duduk perkara dari sudut pandang mereka. Berikut adalah poin-poin klarifikasi resmi dari manajemen:

1. Komunikasi dengan Keluarga Pasien: Perusahaan telah melakukan komunikasi serta pertemuan dengan keluarga pasien guna mendengarkan kronologi dan masukan secara langsung terkait kejadian di Klinik Kimia Farma Kota Batam tersebut.

2. Investigasi Internal: Saat ini, Perusahaan tengah melakukan investigasi internal secara menyeluruh untuk memperoleh pemahaman yang utuh dan objektif atas fakta yang sebenarnya terjadi di lapangan.

3. Mengedepankan Keselamatan Pasien: Dalam mengambil kesimpulan maupun penilaian, Perusahaan mengedepankan prinsip *Patient Safety* (Keselamatan Pasien) dan Standar Layanan yang berlaku di lingkungan Perusahaan.

4. Komitmen Perbaikan: Perusahaan berkomitmen untuk terus menjaga kualitas pelayanan kesehatan yang profesional, humanis, dan berorientasi penuh pada keselamatan pasien.

Setiap masukan dari masyarakat menjadi perhatian penting bagi Perusahaan dalam melakukan perbaikan guna memastikan pelayanan kesehatan berjalan optimal secara berkelanjutan.

Sebagai informasi, PT Kimia Farma Diagnostika adalah entitas usaha dari PT Kimia Farma Tbk, bagian dari Biofarma Group. Perusahaan ini bergerak sebagai penyedia layanan kesehatan terintegrasi yang memiliki jejaring layanan Klinik dan Laboratorium Medis yang menjangkau seluruh masyarakat Indonesia.

Saat ini, masyarakat dan pihak berwenang masih menunggu hasil investigasi internal terkait kelanjutan nasib pelayanan di klinik tersebut.

wa
fb
copy
Batamnews Home
Memuat…