Tarik untuk refresh
Lebih Efisien dari Sapu Manual, Intip Cara Kerja Mobil Penyapu Jalan Baru di Batam

Lebih Efisien dari Sapu Manual, Intip Cara Kerja Mobil Penyapu Jalan Baru di Batam

19 Mei 2026 • 12:38

Batam, Batamnews - Upaya Pemerintah Kota (Pemko) Batam untuk mempercantik dan menjaga kebersihan wajah kota semakin terlihat nyata. Pada Selasa (19/5/2026), pemandangan baru yang menarik perhatian warga tampak di kawasan Jalan Raja M Tahir, di mana sebuah mobil penyapu jalanan (road sweeper) terlihat tengah beroperasi membersihkan jalan protokol tersebut. Berdasarkan pantauan dilapangan, kendaraan kebersihan tersebut menggunakan sasis truk bermerek Hino dengan dominasi warna putih. Tampilan truk ini cukup mencolok dan estetis, dihiasi dengan stiker grafis bernuansa biru dan kuning pada bagian boks belakangnya. Terdapat tulisan "BATAM MAJU" yang disandingkan dengan ilustrasi burung dan jembatan ikonik khas Batam. Kendaraan khusus ini dilengkapi dengan sapu hidrolik berputar di bagian depan dan bawah bodi mobil, yang secara otomatis menyapu serta menyedot debu dan kotoran di sepanjang tepi jalan raya tempatnya melintas. Kehadiran mobil ini di jalanan merupakan bagian dari langkah nyata Pemerintah Kota (Pemko) Batam yang terus berbenah untuk mewujudkan wajah "Batam Kota Baru" yang bersih, rapi, dan modern. Melalui Dinas Lingkungan Hidup (DLH) Kota Batam, dua unit mobil penyapu jalan (road sweeper) mulai didatangkan dan diuji coba untuk mengoptimalkan kebersihan di jalur-jalur protokol. Saat ini, dua kendaraan khusus tersebut tengah memasuki tahap simulasi operasional di sejumlah titik strategis. Fokus utama uji coba meliputi kawasan Batam Centre dan Nagoya, yang menjadi pusat administrasi serta urat nadi perekonomian kota. Berbeda dengan pembersihan manual, armada ini dirancang khusus untuk menyedot debu dan sampah halus yang kerap menumpuk di celah antara aspal dan pembatas jalan (kerb). Area-area tersebut selama ini sering kali sulit dijangkau secara maksimal oleh petugas kebersihan manual. Kepala Dinas Lingkungan Hidup Kota Batam, Dohar Hasibuan, mengonfirmasi bahwa saat ini operasional kendaraan tersebut masih dalam fase pengujian sekaligus masa penyesuaian bagi sumber daya manusia yang mengoperasikannya. "Mobil ini masih baru, sehingga operatornya masih menjalani pelatihan. Kami berharap setelah para petugas terbiasa, pembersihan debu di jalan raya bisa dilakukan secara lebih cepat dan maksimal," ujar Dohar. Dohar menjelaskan bahwa sistem kerja mobil penyapu jalan ini sangat efisien, menyerupai vacuum cleaner berukuran besar. Alat ini dilengkapi dengan sikat putar di bagian bawah yang mengarahkan sampah ke mulut penyedot. "Debu dan sampah yang tersedot akan langsung ditampung di dalam tangki khusus yang terpasang di kendaraan. Jika tangki sudah penuh, sampah akan dipindahkan ke truk pengangkut untuk kemudian dibuang ke Tempat Pembuangan Akhir (TPA) Punggur," jelasnya lagi. Untuk saat ini, DLH Batam baru mengoperasikan dua unit armada. Namun, pemerintah tidak menutup kemungkinan untuk menambah jumlah unit di masa mendatang. Jika hasil uji coba ini terbukti efektif dalam menjaga estetika kota dan meningkatkan efisiensi kerja, penambahan armada akan dilakukan agar cakupan pembersihan dapat menjangkau wilayah yang lebih luas, tidak hanya di pusat kota. Langkah ini diharapkan menjadi tonggak awal transformasi sistem tata kelola kebersihan perkotaan yang lebih modern di Batam. Hal ini juga selaras dengan visi Wali Kota Batam, Amsakar Achmad, yang berkomitmen menjadikan Batam sebagai kota yang bersih, tertata, dan memiliki daya saing internasional.

Batam, Batamnews - Upaya Pemerintah Kota (Pemko) Batam untuk mempercantik dan menjaga kebersihan wajah kota semakin terlihat nyata. Pada Selasa (19/5/2026), pemandangan baru yang menarik perhatian warga tampak di kawasan Jalan Raja M Tahir, di mana sebuah mobil penyapu jalanan (road sweeper) terlihat tengah beroperasi membersihkan jalan protokol tersebut.

Berdasarkan pantauan dilapangan, kendaraan kebersihan tersebut menggunakan sasis truk bermerek Hino dengan dominasi warna putih. Tampilan truk ini cukup mencolok dan estetis, dihiasi dengan stiker grafis bernuansa biru dan kuning pada bagian boks belakangnya.

Terdapat tulisan "BATAM MAJU" yang disandingkan dengan ilustrasi burung dan jembatan ikonik khas Batam. Kendaraan khusus ini dilengkapi dengan sapu hidrolik berputar di bagian depan dan bawah bodi mobil, yang secara otomatis menyapu serta menyedot debu dan kotoran di sepanjang tepi jalan raya tempatnya melintas.

Kehadiran mobil ini di jalanan merupakan bagian dari langkah nyata Pemerintah Kota (Pemko) Batam yang terus berbenah untuk mewujudkan wajah "Batam Kota Baru" yang bersih, rapi, dan modern. Melalui Dinas Lingkungan Hidup (DLH) Kota Batam, dua unit mobil penyapu jalan (road sweeper) mulai didatangkan dan diuji coba untuk mengoptimalkan kebersihan di jalur-jalur protokol.

Saat ini, dua kendaraan khusus tersebut tengah memasuki tahap simulasi operasional di sejumlah titik strategis. Fokus utama uji coba meliputi kawasan Batam Centre dan Nagoya, yang menjadi pusat administrasi serta urat nadi perekonomian kota.

Berbeda dengan pembersihan manual, armada ini dirancang khusus untuk menyedot debu dan sampah halus yang kerap menumpuk di celah antara aspal dan pembatas jalan (kerb). Area-area tersebut selama ini sering kali sulit dijangkau secara maksimal oleh petugas kebersihan manual.

Kepala Dinas Lingkungan Hidup Kota Batam, Dohar Hasibuan, mengonfirmasi bahwa saat ini operasional kendaraan tersebut masih dalam fase pengujian sekaligus masa penyesuaian bagi sumber daya manusia yang mengoperasikannya.

"Mobil ini masih baru, sehingga operatornya masih menjalani pelatihan. Kami berharap setelah para petugas terbiasa, pembersihan debu di jalan raya bisa dilakukan secara lebih cepat dan maksimal," ujar Dohar.

Dohar menjelaskan bahwa sistem kerja mobil penyapu jalan ini sangat efisien, menyerupai vacuum cleaner berukuran besar. Alat ini dilengkapi dengan sikat putar di bagian bawah yang mengarahkan sampah ke mulut penyedot.

"Debu dan sampah yang tersedot akan langsung ditampung di dalam tangki khusus yang terpasang di kendaraan. Jika tangki sudah penuh, sampah akan dipindahkan ke truk pengangkut untuk kemudian dibuang ke Tempat Pembuangan Akhir (TPA) Punggur," jelasnya lagi.

Untuk saat ini, DLH Batam baru mengoperasikan dua unit armada. Namun, pemerintah tidak menutup kemungkinan untuk menambah jumlah unit di masa mendatang.

Jika hasil uji coba ini terbukti efektif dalam menjaga estetika kota dan meningkatkan efisiensi kerja, penambahan armada akan dilakukan agar cakupan pembersihan dapat menjangkau wilayah yang lebih luas, tidak hanya di pusat kota.

Langkah ini diharapkan menjadi tonggak awal transformasi sistem tata kelola kebersihan perkotaan yang lebih modern di Batam.

Hal ini juga selaras dengan visi Wali Kota Batam, Amsakar Achmad, yang berkomitmen menjadikan Batam sebagai kota yang bersih, tertata, dan memiliki daya saing internasional.

wa
fb
copy
Batamnews Home
Memuat…