Tarik untuk refresh
Potret Harley Davidson FXDR BP 6215 VE di Jalanan Batam, Gaya Pejabat yang Mengabaikan Aturan

Potret Harley Davidson FXDR BP 6215 VE di Jalanan Batam, Gaya Pejabat yang Mengabaikan Aturan

Kemarin • 09:09

Batam, Batamnews — Sebuah mesin buas berkapasitas 1.868 CC melintas di jalanan protokol Kota Batam. Harganya fantastis, menyentuh angka Rp645 juta. Namun, di balik kemewahan dan kegaharan Harley Davidson FXDR keluaran 2021 itu, terselip pemandangan yang mengundang kritik tajam: sang penunggangnya melaju tanpa mengenakan helm pelindung kepala. Sosok di atas motor mewah tersebut tak lain adalah Ketua DPRD Provinsi Kepulauan Riau (Kepri), Iman Sutiawan. Aksi riding-nya mendadak viral dan menjadi sorotan bukan karena kerennya tunggangan, melainkan karena pengabaian standar keselamatan dasar di jalan raya. Harley Davidson FXDR M/T bukanlah motor sembarangan. Dengan kapasitas mesin 1.868 CC, motor jenis cruiser ini masuk dalam kategori kendaraan yang menuntut tanggung jawab dan keterampilan tinggi. Berdasarkan aturan kepolisian, mengendarai motor di atas 500 CC wajib menggunakan SIM CII—sebuah lisensi kasta tertinggi yang hanya bisa didapatkan melalui proses berjenjang dan uji kompetensi ketat. Regulasi tersebut dibuat bukan tanpa alasan. Kapasitas mesin sebesar itu membawa bobot dan tenaga yang sangat besar, sehingga risiko di jalan raya pun meningkat berkali lipat. Ironisnya, tanggung jawab besar yang melekat pada spesifikasi gahar motor tersebut justru tidak diiringi dengan kepatuhan menggunakan helm sebagai alat pelindung nyawa. Dalam video yang beredar, Iman Sutiawan terlihat sangat santai melaju dari kawasan Sekupang hingga Sei Ladi. Alih-alih helm standar SNI, politisi ini hanya mengenakan topi biasa, kacamata hitam, dan kemeja loreng di atas moge bernomor plat BP 6215 VE tersebut. Ia bahkan sempat memberikan jempol ke arah kamera di tengah padatnya lalu lintas Batam. Sikap abai ini langsung memicu gelombang kekecewaan dari warganet. Sebagai pejabat publik, Iman dinilai telah memberikan contoh yang buruk bagi masyarakat umum. "Pakde pake helm pakde nanti rakyatmu ngikutin klo gk pke helm trus d tilang tinggal jawab saya ikut pak ketua dprd kepri juga gk tilang gitu gimana," tulis akun @aw.shanty yang menyuarakan sindiran pedas di media sosial. Meski video tersebut awalnya diunggah sendiri melalui akun Instagram pribadinya, @iman_sutiawan75, unggahan itu segera dihapus setelah menuai polemik. Namun, jejak digital aksi berkendara tanpa helm dengan motor berharga ratusan juta tersebut telah tersebar luas. Hingga saat ini, publik masih menanti klarifikasi dari Iman Sutiawan.

Batam, Batamnews — Sebuah mesin buas berkapasitas 1.868 CC melintas di jalanan protokol Kota Batam. Harganya fantastis, menyentuh angka Rp645 juta. Namun, di balik kemewahan dan kegaharan Harley Davidson FXDR keluaran 2021 itu, terselip pemandangan yang mengundang kritik tajam: sang penunggangnya melaju tanpa mengenakan helm pelindung kepala.

Sosok di atas motor mewah tersebut tak lain adalah Ketua DPRD Provinsi Kepulauan Riau (Kepri), Iman Sutiawan. Aksi riding-nya mendadak viral dan menjadi sorotan bukan karena kerennya tunggangan, melainkan karena pengabaian standar keselamatan dasar di jalan raya.

Harley Davidson FXDR M/T bukanlah motor sembarangan. Dengan kapasitas mesin 1.868 CC, motor jenis cruiser ini masuk dalam kategori kendaraan yang menuntut tanggung jawab dan keterampilan tinggi. Berdasarkan aturan kepolisian, mengendarai motor di atas 500 CC wajib menggunakan SIM CII—sebuah lisensi kasta tertinggi yang hanya bisa didapatkan melalui proses berjenjang dan uji kompetensi ketat.

Regulasi tersebut dibuat bukan tanpa alasan. Kapasitas mesin sebesar itu membawa bobot dan tenaga yang sangat besar, sehingga risiko di jalan raya pun meningkat berkali lipat. Ironisnya, tanggung jawab besar yang melekat pada spesifikasi gahar motor tersebut justru tidak diiringi dengan kepatuhan menggunakan helm sebagai alat pelindung nyawa.

Dalam video yang beredar, Iman Sutiawan terlihat sangat santai melaju dari kawasan Sekupang hingga Sei Ladi. Alih-alih helm standar SNI, politisi ini hanya mengenakan topi biasa, kacamata hitam, dan kemeja loreng di atas moge bernomor plat BP 6215 VE tersebut. Ia bahkan sempat memberikan jempol ke arah kamera di tengah padatnya lalu lintas Batam.

Sikap abai ini langsung memicu gelombang kekecewaan dari warganet. Sebagai pejabat publik, Iman dinilai telah memberikan contoh yang buruk bagi masyarakat umum.

"Pakde pake helm pakde nanti rakyatmu ngikutin klo gk pke helm trus d tilang tinggal jawab saya ikut pak ketua dprd kepri juga gk tilang gitu gimana," tulis akun @aw.shanty yang menyuarakan sindiran pedas di media sosial.

Meski video tersebut awalnya diunggah sendiri melalui akun Instagram pribadinya, @iman_sutiawan75, unggahan itu segera dihapus setelah menuai polemik. Namun, jejak digital aksi berkendara tanpa helm dengan motor berharga ratusan juta tersebut telah tersebar luas.

Hingga saat ini, publik masih menanti klarifikasi dari Iman Sutiawan.

wa
fb
copy
Batamnews Home
Memuat…