Tarik untuk refresh
Keseruan Milad PKS ke-24 di Batam: Pantun, Bazar UMKM, dan Instruksi Ketahanan Nasional

Keseruan Milad PKS ke-24 di Batam: Pantun, Bazar UMKM, dan Instruksi Ketahanan Nasional

3 hari yang lalu

Batam, Batamnews — Dataran Engku Putri, Batam Centre, mendadak berubah menjadi lautan oranye dan putih pada Minggu (10/5/2026) pagi. Sekitar 2.000 kader dan simpatisan Partai Keadilan Sejahtera (PKS) tumpah ruah merayakan Milad PKS ke-24 dengan semangat yang meluap. Di balik kemeriahan itu, ada pesan serius yang dilempar oleh Ketua DPW PKS Kepulauan Riau, Suryani. Ia menegaskan bahwa politik bagi PKS bukan sekadar soal kekuasaan, melainkan aksi nyata dalam memperkuat ketahanan nasional—khususnya di sektor ekonomi, pangan, dan energi. Suryani menjelaskan bahwa tema Milad tahun ini sengaja diterjemahkan ke dalam kegiatan produktif seperti bazar UMKM. Bagi PKS, ekonomi kerakyatan adalah tulang punggung pertahanan bangsa. “Tema milad kita adalah tentang ketahanan nasional, yang menyangkut ketahanan ekonomi, ketahanan pangan, dan juga ketahanan energi. Karena itu, PKS mengadakan kegiatan berupa bazar UMKM sebagai upaya memperkuat ekonomi masyarakat,” ujar Suryani dalam sambutannya yang disambut antusias. Ia menekankan bahwa bazar ini tidak boleh berhenti sebagai seremonial belaka. Suryani menuntut adanya keberlanjutan dan sinergi yang lebih dalam antara PKS dan Pemerintah Kota Batam dalam mengawal pelaku usaha kecil. “Mudah-mudahan kegiatan pagi ini menjadi trigger untuk menumbuhkembangkan UMKM di Kota Batam. Kami berharap program pengembangan UMKM dari Pemerintah Kota Batam bisa bersinergi dengan keluarga besar PKS,” katanya dengan nada lugas. Tak hanya soal ekonomi makro, Suryani juga menyentuh ranah domestik. Ia memberikan instruksi tegas kepada setiap kader untuk memulai ketahanan pangan dari halaman rumah masing-masing. Ide sederhananya: satu rumah, satu tanaman produktif. “Setiap rumah minimal memiliki satu polybag, apakah itu cabai, terong, atau tanaman lainnya. Kalau kita punya sendiri tentu tidak harus membeli. Ini bagian kecil dari upaya ketahanan pangan,” ungkap Suryani. Soliditas PKS di Kota Batam juga menjadi sorotan. Kehadiran ribuan kader membuktikan bahwa partai ini tetap solid dan terkonsolidasi dengan baik hingga tingkat akar rumput. Namun, Suryani mengingatkan agar kader tetap membumi dan mendukung arah pembangunan kota. Secara terbuka, ia mengajak seluruh keluarga besar PKS untuk mengawal kepemimpinan Wali Kota Batam Amsakar Achmad dan Wakil Wali Kota Li Claudia Chandra menuju Batam yang modern dan madani. Acara yang berlangsung dari pagi hingga siang ini ditutup dengan suasana hangat penuh kekeluargaan. Meski diselingi pantun dan tawa, pesan Suryani tetap jelas, PKS harus hadir sebagai solusi konkret bagi ekonomi dan ketahanan pangan masyarakat.

Batam, Batamnews — Dataran Engku Putri, Batam Centre, mendadak berubah menjadi lautan oranye dan putih pada Minggu (10/5/2026) pagi. Sekitar 2.000 kader dan simpatisan Partai Keadilan Sejahtera (PKS) tumpah ruah merayakan Milad PKS ke-24 dengan semangat yang meluap.

Di balik kemeriahan itu, ada pesan serius yang dilempar oleh Ketua DPW PKS Kepulauan Riau, Suryani. Ia menegaskan bahwa politik bagi PKS bukan sekadar soal kekuasaan, melainkan aksi nyata dalam memperkuat ketahanan nasional—khususnya di sektor ekonomi, pangan, dan energi.

Suryani menjelaskan bahwa tema Milad tahun ini sengaja diterjemahkan ke dalam kegiatan produktif seperti bazar UMKM. Bagi PKS, ekonomi kerakyatan adalah tulang punggung pertahanan bangsa.

“Tema milad kita adalah tentang ketahanan nasional, yang menyangkut ketahanan ekonomi, ketahanan pangan, dan juga ketahanan energi. Karena itu, PKS mengadakan kegiatan berupa bazar UMKM sebagai upaya memperkuat ekonomi masyarakat,” ujar Suryani dalam sambutannya yang disambut antusias.

Ia menekankan bahwa bazar ini tidak boleh berhenti sebagai seremonial belaka. Suryani menuntut adanya keberlanjutan dan sinergi yang lebih dalam antara PKS dan Pemerintah Kota Batam dalam mengawal pelaku usaha kecil.

“Mudah-mudahan kegiatan pagi ini menjadi trigger untuk menumbuhkembangkan UMKM di Kota Batam. Kami berharap program pengembangan UMKM dari Pemerintah Kota Batam bisa bersinergi dengan keluarga besar PKS,” katanya dengan nada lugas.

Tak hanya soal ekonomi makro, Suryani juga menyentuh ranah domestik. Ia memberikan instruksi tegas kepada setiap kader untuk memulai ketahanan pangan dari halaman rumah masing-masing. Ide sederhananya: satu rumah, satu tanaman produktif.

“Setiap rumah minimal memiliki satu polybag, apakah itu cabai, terong, atau tanaman lainnya. Kalau kita punya sendiri tentu tidak harus membeli. Ini bagian kecil dari upaya ketahanan pangan,” ungkap Suryani.

Soliditas PKS di Kota Batam juga menjadi sorotan. Kehadiran ribuan kader membuktikan bahwa partai ini tetap solid dan terkonsolidasi dengan baik hingga tingkat akar rumput.

Namun, Suryani mengingatkan agar kader tetap membumi dan mendukung arah pembangunan kota. Secara terbuka, ia mengajak seluruh keluarga besar PKS untuk mengawal kepemimpinan Wali Kota Batam Amsakar Achmad dan Wakil Wali Kota Li Claudia Chandra menuju Batam yang modern dan madani.

Acara yang berlangsung dari pagi hingga siang ini ditutup dengan suasana hangat penuh kekeluargaan. Meski diselingi pantun dan tawa, pesan Suryani tetap jelas, PKS harus hadir sebagai solusi konkret bagi ekonomi dan ketahanan pangan masyarakat.

wa
fb
copy
Batamnews Home
Memuat…