4 hari yang lalu
Batam, Batamnews – Pergerakan harga ponsel flagship dan menengah pekan ini cukup menarik perhatian. Setelah beberapa pekan fluktuasi, keempat model non-foldable dari Google Pixel 10 akhirnya mendapat diskon bersamaan. Di kubu lain, Samsung Galaxy A37 mencatatkan penurunan harga pertamanya.
Untuk lini tertinggi, Google Pixel 10 Pro XL menjadi yang paling menonjol. Model ini dipotong hingga $300 atau setara Rp4,8 juta. Dengan potongan ini, varian dasar 256GB dibanderol $900 (sekitar Rp14,5 juta), sementara versi 512GB sedikit di atas $1.000. Bagi yang bingung memilih antara Pixel 10 Pro XL dan Galaxy S26 Ultra, kami sudah menyiapkan artikel perbandingan detail untuk membantu Anda.
Berbeda dengan saudaranya yang lebih besar, Google Pixel 10 Pro versi 6,3 inci tidak butuh pembahasan panjang. Spesifikasinya sama dengan XL, selain layar (6,3 inci vs 6,8 inci) dan baterai (4.870mAh vs 5.200mAh). Hasil uji coba menunjukkan keduanya bertahan hampir sama dalam sekali cas—sekitar 12 jam—alias "tidak terlalu istimewa". Waktu cas penuhnya juga serupa, sekitar satu setengah jam.
Baca juga: Spotify Luncurkan Fitur DJ AI di 75 Wilayah, Kini Bisa Berbahasa Perancis hingga Portugis
Namun, perbandingan antara Pixel 10 biasa dan Pixel 10 Pro perlu diulas lebih panjang. Tahun ini, Pixel 10 vanilla untuk pertama kalinya punya kamera telefoto. Chipset-nya juga sama dengan versi Pro. Bedanya, si kecil tetap kehilangan beberapa fitur unggulan yang hanya ada di Pro.
Beralih ke Samsung, Galaxy A37 akhirnya mendapat diskon nyata pertama. Harganya turun $50 untuk varian 128GB dan 256GB. Selain penyimpanan dua kali lipat, varian 256GB juga punya RAM lebih besar 2GB. Mengingat A37 akan mendapatkan update hingga 6 tahun, memilih RAM 8GB adalah langkah bijak agar tidak menyesal di kemudian hari.
Yang menarik, harga Galaxy A37 kini bersaing ketat dengan Pixel 10a. A37 lebih besar dengan layar 6,7 inci, sementara Pixel 10a 6,3 inci. Keduanya pakai panel OLED 1080p (non-LTPO). Google unggul di sektor baterai: 5.100mAh vs 5.000mAh, dengan daya tahan aktif 15 jam lebih lama dibanding Galaxy yang hanya 13 jam 49 menit.
Samsung membalas dengan charger 45W yang mengisi penuh dalam 1 jam 12 menit, lebih cepat dari charger 30W punya Google (1 jam 29 menit). Namun Pixel menawarkan kelebihan pengisian nirkabel 10W. Dari sisi chipset, Tensor G4 memang bukan flagship, tapi masih mengalahkan Exynos 1480, khususnya di performa GPU.
Baca juga: Bukan Harga, Ini Penyebab Peluncuran AirPods Berkamera Apple Bisa Mundur
Sementara itu, untuk Samsung Galaxy A57 kami masih menanti diskon pertamanya. Sebagai perbandingan, pembaca bisa menyimak artikel Galaxy A37 vs A57.
Namun menurut analisis harga saat ini, pesaing terberat A57 bukanlah A37, melainkan Samsung Galaxy S25 FE. Pasalnya, model 128GB keduanya dibanderol sama. Tapi S25 FE menawarkan chipset Exynos 2400 yang lebih kencang, penyimpanan UFS 4.0 (lebih cepat dari 3.1), dukungan DeX dengan port USB 3.2, panel LTPO, pengisian nirkabel 15W, dan kamera telefoto khusus 8MP.
Bagi yang memilih Pixel 10, ada baiknya melirik casing Pixelsnap. Ini adalah aksesori magnetis bermerek Google dari bahan silikon dengan daya rekat lebih kuat dibanding casing biasa.
Pasangan ideal lainnya adalah Google Pixel Watch 4. Kami telah mencantumkan model Wi-Fi dan LTE. Kelebihan model LTE adalah adanya fitur Satellite SOS, yang bisa jadi penyelamat jika Anda kehilangan Pixel 10 di alam terbuka (Pixel 10a yang murah pun punya fitur ini). Pixel Watch 3 memang lebih murah, tapi tidak memiliki satelit dan menggunakan chipset lawas.
Untuk pemilik Samsung, rekomendasi kami jatuh pada Samsung Galaxy Buds4, Buds4 Pro, atau jika ingin yang lebih murah, Buds3 FE.