Tarik untuk refresh
Wawako Batam Li Claudia Luruskan Pernyataan Viral Soal Pendatang, Tidak Ada Niat Diskriminatif

Wawako Batam Li Claudia Luruskan Pernyataan Viral Soal Pendatang, Tidak Ada Niat Diskriminatif

4 hari yang lalu

Batam, Batamnews - Pernyataan Wakil Wali Kota Batam, Li Claudia Chandra, terkait penertiban Kartu Tanda Penduduk (KTP) dan pendatang baru-baru ini viral di media sosial dan memicu polemik di tengah masyarakat. Ucapan tersebut dinilai menyentuh isu sensitif, mengingat tingginya arus urbanisasi ke kota industri tersebut. Dalam kutipan yang beredar luas, Li Claudia menyampaikan pentingnya penataan administrasi kependudukan, termasuk menyoroti keberadaan pendatang tanpa tujuan yang jelas. "Kalau bukan orang Batam, datang ke sini tidak bekerja, mencuri, sebaiknya dipulangkan," ujarnya. Menanggapi kontroversi yang berkembang, Li Claudia segera memberikan klarifikasi dan membantah keras adanya niat diskriminatif. Ia menegaskan bahwa kebijakan tersebut murni berorientasi pada pembenahan tata kelola Kota Batam, bukan untuk menyudutkan kelompok tertentu. "Saya tidak ada niat apa-apa. Kan kami lagi niat benahi Batam. Mungkin mereka tidak mengerti," ujarnya memberikan penjelasan, Senin (4/5/2026). Lebih lanjut, ia juga menyoroti pentingnya kepedulian masyarakat dalam menjaga infrastruktur dan kelestarian lingkungan kota secara bersama-sama, termasuk mengingatkan dampak buruk dari aktivitas yang merusak alam. "Kemarin sudah kami kasih tahu, pasir itu bahaya, nanti akan terjadi pergeseran tanah. Nanti jalanan akan retak, yang rugi adalah kita nggak bisa ke bandara. Sama pohon saya yang baru ditanam, emak-emak punya pohon, Bougenville," ujarnya. Sebagai penutup, Wakil Wali Kota Batam ini mengajak seluruh elemen masyarakat untuk saling bersinergi merawat kota. "Jaga keamanan, jaga lingkungan kota yang kita cintai," ujarnya menegaskan.

Batam, Batamnews - Pernyataan Wakil Wali Kota Batam, Li Claudia Chandra, terkait penertiban Kartu Tanda Penduduk (KTP) dan pendatang baru-baru ini viral di media sosial dan memicu polemik di tengah masyarakat. Ucapan tersebut dinilai menyentuh isu sensitif, mengingat tingginya arus urbanisasi ke kota industri tersebut.

Dalam kutipan yang beredar luas, Li Claudia menyampaikan pentingnya penataan administrasi kependudukan, termasuk menyoroti keberadaan pendatang tanpa tujuan yang jelas.

"Kalau bukan orang Batam, datang ke sini tidak bekerja, mencuri, sebaiknya dipulangkan," ujarnya.

Menanggapi kontroversi yang berkembang, Li Claudia segera memberikan klarifikasi dan membantah keras adanya niat diskriminatif. Ia menegaskan bahwa kebijakan tersebut murni berorientasi pada pembenahan tata kelola Kota Batam, bukan untuk menyudutkan kelompok tertentu.

"Saya tidak ada niat apa-apa. Kan kami lagi niat benahi Batam. Mungkin mereka tidak mengerti," ujarnya memberikan penjelasan, Senin (4/5/2026).

Lebih lanjut, ia juga menyoroti pentingnya kepedulian masyarakat dalam menjaga infrastruktur dan kelestarian lingkungan kota secara bersama-sama, termasuk mengingatkan dampak buruk dari aktivitas yang merusak alam.

"Kemarin sudah kami kasih tahu, pasir itu bahaya, nanti akan terjadi pergeseran tanah. Nanti jalanan akan retak, yang rugi adalah kita nggak bisa ke bandara. Sama pohon saya yang baru ditanam, emak-emak punya pohon, Bougenville," ujarnya.

Sebagai penutup, Wakil Wali Kota Batam ini mengajak seluruh elemen masyarakat untuk saling bersinergi merawat kota.

"Jaga keamanan, jaga lingkungan kota yang kita cintai," ujarnya menegaskan.

wa
fb
copy
Batamnews Home
Memuat…