1 minggu yang lalu
Batam, Batamnews - Takdir memang rahasia Tuhan, tapi apa yang dialami keluarga Ipda Supriadi—atau yang lebih akrab disapa "Joker"—terasa begitu menyesakkan dada. Polisi nyentrik yang dikenal sangat dekat dengan warga Batam ini pergi selamanya tepat di hari yang seharusnya menjadi momen paling bahagia bagi putri tercintanya.
Duka itu terasa makin perih karena salah seorang anak perempuan almarhum ternyata berulang tahun tepat di hari sang ayah meninggal dunia, 16 April 2026. Momen yang seharusnya menjadi hari bahagia berubah menjadi kabar duka yang mengguncang keluarga.
Joker, polisi yang dikenal nyentrik, ramah, dan dekat dengan masyarakat itu, meninggal dunia pada Kamis malam sekitar pukul 23.30 WIB. Ia ditemukan meninggal seorang diri di kamar.
Dugaan sementara, Joker terkena serangan jantung. Selama ini ia memang diketahui memiliki riwayat penyakit tersebut.
Baca juga: "Polisi Joker" Ipda Supriadi Dikebumikan di Batam, Kenangan 25 Tahun Pengabdian
Seorang anggota Bidang Humas Polda Kepri mengungkapkan, sehari sebelum meninggal, Joker sempat menyampaikan keinginan untuk pulang lebih cepat ke Batam. Ia ingin merayakan ulang tahun anaknya. “Boleh kami pulang besok, sama Adi, anakku ulang tahun,” ujar Joker kepada bendahara Bid Humas Polda Kepri pada 15 April 2026.
Permintaan itu akhirnya dipenuhi. Namun takdir berkata lain. Joker memang pulang ke Batam, tetapi dalam kondisi sudah tak bernyawa.
Kabar kematiannya menjadi pukulan berat bagi keluarga, terutama bagi sang anak yang sedang berulang tahun. Di tengah hari istimewa yang seharusnya penuh kebahagiaan, justru datang kehilangan yang tak akan mudah dilupakan.
Kepergian Joker juga membuat rekan-rekannya terpukul. Banyak yang tak percaya polisi yang dikenal humoris itu pergi begitu cepat dan dalam kesendirian.
Baca juga: Berita Duka: Ipda Joker Supriadi, Anggota Bidhumas Polda Kepri Wafat Saat Bertugas di Jakarta
Selama ini, Joker dikenal sebagai sosok yang mudah bergaul, penuh canda, dan dekat dengan warga. Karakternya yang khas membuat namanya mudah dikenang banyak orang.
Di luar tugasnya sebagai anggota polisi, Joker juga dikenal sebagai penggemar fanatik grup band Slank. Ia bahkan pernah menjadi ketua komunitas Slanker.
Sebelum pulang ke Batam, Joker sempat mampir ke markas Slank di Gang Potlot, Jakarta. Kunjungan itu kini menjadi salah satu momen terakhir yang dikenang sebelum ia berpulang.
Jenazah Joker diterbangkan ke Batam pada 16 April 2026. Sore harinya, ia dimakamkan di TPU Sei Temiang.
Kepergiannya meninggalkan duka mendalam, bukan hanya bagi keluarga, tetapi juga bagi sahabat, rekan kerja, dan masyarakat yang mengenalnya sebagai sosok hangat dan penuh warna.