Batam, Batamnews — Warga di sekitar Bundaran Bandara, Sabtu (11/4/2026) pagi, sekitar pukul 06.30 WIB, dikejutkan oleh peristiwa meninggalnya seorang pria di pinggir jalan. Belakangan diketahui, pria tersebut adalah mantan Direktur Politeknik Negeri Batam periode 2001–2020, Priyono Eko Sanyoto. Peristiwa itu terjadi di area tepi jalan, tak jauh dari sebuah tempat cuci mobil yang berada di sekitar Bundaran Bandara. Menurut keterangan warga, sebelum ditemukan tergeletak, korban sempat terlihat mengendarai sepeda ke arah bundaran. Belum diketahui secara pasti apa yang terjadi. Namun, korban diduga mengalami insiden di jalan, baik karena terjatuh maupun kemungkinan tersenggol pengendara lain. Usai insiden itu, korban disebut sempat menepi ke pinggir jalan di dekat lokasi untuk beristirahat. Warga melihat korban dalam posisi berbaring. Namun setelah beberapa saat, korban tidak juga bangun dan tidak menunjukkan respons. Karena khawatir, warga kemudian melaporkan kejadian itu kepada pihak kepolisian. Petugas yang datang ke lokasi langsung melakukan penanganan dan evakuasi. Korban dinyatakan meninggal dunia di lokasi kejadian. Jenazah kemudian dibawa ke RS Bhayangkara Nongsa untuk penanganan lebih lanjut. Seorang dosen Poltek Batam Imam mengaku kaget dengan kejadian tersebut. “Kami lagi di RS Bhayangkara menunggu jenazah beliau,” ujar Imam. Hingga kini, pihak berwenang masih melakukan penyelidikan guna memastikan penyebab pasti meninggalnya korban.
Batam, Batamnews — Warga di sekitar Bundaran Bandara, Sabtu (11/4/2026) pagi, sekitar pukul 06.30 WIB, dikejutkan oleh peristiwa meninggalnya seorang pria di pinggir jalan. Belakangan diketahui, pria tersebut adalah mantan Direktur Politeknik Negeri Batam periode 2001–2020, Priyono Eko Sanyoto.
Peristiwa itu terjadi di area tepi jalan, tak jauh dari sebuah tempat cuci mobil yang berada di sekitar Bundaran Bandara. Menurut keterangan warga, sebelum ditemukan tergeletak, korban sempat terlihat mengendarai sepeda ke arah bundaran.
Belum diketahui secara pasti apa yang terjadi. Namun, korban diduga mengalami insiden di jalan, baik karena terjatuh maupun kemungkinan tersenggol pengendara lain.
Usai insiden itu, korban disebut sempat menepi ke pinggir jalan di dekat lokasi untuk beristirahat. Warga melihat korban dalam posisi berbaring. Namun setelah beberapa saat, korban tidak juga bangun dan tidak menunjukkan respons.
Karena khawatir, warga kemudian melaporkan kejadian itu kepada pihak kepolisian. Petugas yang datang ke lokasi langsung melakukan penanganan dan evakuasi. Korban dinyatakan meninggal dunia di lokasi kejadian.
Jenazah kemudian dibawa ke RS Bhayangkara Nongsa untuk penanganan lebih lanjut.
Seorang dosen Poltek Batam Imam mengaku kaget dengan kejadian tersebut. “Kami lagi di RS Bhayangkara menunggu jenazah beliau,” ujar Imam.
Hingga kini, pihak berwenang masih melakukan penyelidikan guna memastikan penyebab pasti meninggalnya korban.