Tarik untuk refresh
Polisi Ungkap Fakta Baru Kematian Gadis 21 Tahun di Kamar Kos Batam: Korban Berstatus Lajang, Rekan Pria Diperiksa

Polisi Ungkap Fakta Baru Kematian Gadis 21 Tahun di Kamar Kos Batam: Korban Berstatus Lajang, Rekan Pria Diperiksa

1 minggu yang lalu

Batam, Batamnews – Tabir gelap menyelimuti sebuah kamar kos di Perumahan Pendawa Asri, Batuaji. Polisi baru saja mengungkap fakta memilukan sekaligus mengejutkan di balik tewasnya seorang perempuan muda berinisial JPB (21). Ternyata, bukan hanya JPB yang kehilangan nyawa, namun ada jasad bayi laki-laki yang disembunyikan di dalam lemari. Kapolsek Batuaji, AKP Bayu, membeberkan identitas korban yang merupakan perantau asal Medan, Sumatera Utara. Berdasarkan hasil penyelidikan awal, JPB dipastikan berstatus lajang. “Korban tidak bekerja dan belum menikah. Saat ini kami masih melakukan pemeriksaan terhadap saksi-saksi, termasuk tetangga kos dan rekan pria korban,” ujar AKP Bayu, Selasa (7/4/2026). Tragedi ini bermula pada Selasa dini hari, sekitar pukul 00.30 WIB. Polisi menerima laporan darurat mengenai seorang perempuan yang ditemukan tidak sadarkan diri di dalam kamar kosnya. Cerita bermula sejak sore hari sebelumnya, saat JPB sempat mengirim pesan singkat kepada rekannya. Ia mengeluh sakit perut hebat dan meminta tolong dibelikan obat. Namun, pesan itu menjadi komunikasi terakhir. Saat malam tiba, JPB tidak lagi merespons panggilan telepon. Curiga ada yang tidak beres, rekannya mendatangi kamar korban sekitar pukul 22.50 WIB. Di sana, saksi menemukan pintu kamar sedikit terbuka dan mendapati JPB sudah tergeletak di lantai kamar mandi. Meski sempat dilarikan ke rumah sakit oleh saksi dan petugas keamanan, nyawa perempuan muda ini tidak tertolong. Hasil pemeriksaan medis awal menyatakan tidak ditemukan tanda-tanda kekerasan pada tubuh korban. Namun, penyelidikan polisi tidak berhenti di sana. Insting petugas membawa mereka kembali melakukan pengecekan ulang di kamar kos tersebut pada hari yang sama. Di sinilah fakta mengerikan itu terungkap: sesosok jasad bayi laki-laki ditemukan disembunyikan di dalam lemari pakaian. Bayi malang itu ditemukan dalam kondisi terbungkus handuk berwarna biru tua, diletakkan di rak paling bawah dengan pintu rak yang tertutup rapat. Unit Inafis Satreskrim Polresta Barelang langsung bergerak cepat melakukan olah tempat kejadian perkara (TKP). Sekitar pukul 18.00 WIB, jasad bayi tersebut dievakuasi ke RS Bhayangkara Batam. Kini, polisi masih terus bekerja keras mendalami motif dan penyebab pasti di balik kematian ibu dan bayi ini. (jam)

Batam, Batamnews – Tabir gelap menyelimuti sebuah kamar kos di Perumahan Pendawa Asri, Batuaji. Polisi baru saja mengungkap fakta memilukan sekaligus mengejutkan di balik tewasnya seorang perempuan muda berinisial JPB (21). Ternyata, bukan hanya JPB yang kehilangan nyawa, namun ada jasad bayi laki-laki yang disembunyikan di dalam lemari.

Kapolsek Batuaji, AKP Bayu, membeberkan identitas korban yang merupakan perantau asal Medan, Sumatera Utara. Berdasarkan hasil penyelidikan awal, JPB dipastikan berstatus lajang.

“Korban tidak bekerja dan belum menikah. Saat ini kami masih melakukan pemeriksaan terhadap saksi-saksi, termasuk tetangga kos dan rekan pria korban,” ujar AKP Bayu, Selasa (7/4/2026).

Tragedi ini bermula pada Selasa dini hari, sekitar pukul 00.30 WIB. Polisi menerima laporan darurat mengenai seorang perempuan yang ditemukan tidak sadarkan diri di dalam kamar kosnya. Cerita bermula sejak sore hari sebelumnya, saat JPB sempat mengirim pesan singkat kepada rekannya. Ia mengeluh sakit perut hebat dan meminta tolong dibelikan obat.

Namun, pesan itu menjadi komunikasi terakhir. Saat malam tiba, JPB tidak lagi merespons panggilan telepon. Curiga ada yang tidak beres, rekannya mendatangi kamar korban sekitar pukul 22.50 WIB. Di sana, saksi menemukan pintu kamar sedikit terbuka dan mendapati JPB sudah tergeletak di lantai kamar mandi.

Meski sempat dilarikan ke rumah sakit oleh saksi dan petugas keamanan, nyawa perempuan muda ini tidak tertolong. Hasil pemeriksaan medis awal menyatakan tidak ditemukan tanda-tanda kekerasan pada tubuh korban.

Namun, penyelidikan polisi tidak berhenti di sana. Insting petugas membawa mereka kembali melakukan pengecekan ulang di kamar kos tersebut pada hari yang sama. Di sinilah fakta mengerikan itu terungkap: sesosok jasad bayi laki-laki ditemukan disembunyikan di dalam lemari pakaian.

Bayi malang itu ditemukan dalam kondisi terbungkus handuk berwarna biru tua, diletakkan di rak paling bawah dengan pintu rak yang tertutup rapat.

Unit Inafis Satreskrim Polresta Barelang langsung bergerak cepat melakukan olah tempat kejadian perkara (TKP). Sekitar pukul 18.00 WIB, jasad bayi tersebut dievakuasi ke RS Bhayangkara Batam. Kini, polisi masih terus bekerja keras mendalami motif dan penyebab pasti di balik kematian ibu dan bayi ini.

(jam)

Play
Stop
WA
FB
Copy
Batamnews Home
Memuat…