Batam, Batamnews – Kabar penangkapan terduga pelaku tabrak lari yang menimpa siswi SD di Jalan Laksamana Bintan, Sei Panas, Kota Batam, akhirnya mencuat. Terduga pelaku, seorang pria berinisial W, dilaporkan telah diamankan. Kabar ini disambut penuh syukur oleh lingkungan sekolah korban. “Alhamdulillah pelaku sudah tertangkap,” ujar seorang orangtua murid SDN 001 Batam dengan nada lega. Meski informasi penangkapan sudah beredar luas di kalangan orang tua murid, Kasat Lantas Polresta Barelang, Kompol Afidya, belum memberikan penjelasan resmi maupun merespons konfirmasi yang dilayangkan Batamnews terkait detail penangkapan pria berinisial W tersebut. Di sisi lain, upaya penyelesaian secara kekeluargaan mulai dilakukan oleh pihak tersangka. Kedua orang tua W diketahui telah mendatangi rumah sakit untuk menemui keluarga korban guna meminta upaya damai. Namun, permintaan damai tersebut berhadapan dengan kenyataan pahit yang harus dialami korban. Indah Suci Anisa, siswi kelas 5 SDN 001 Batam Kota, saat ini masih terbaring lemah di ruang ICU dalam kondisi belum sadarkan diri. Korban menderita pendarahan otak hebat dan harus menjalani operasi besar akibat hantaman keras mobil pelaku. Tragedi ini bermula pada Selasa (31/3/2026) siang. Saat itu, Indah sedang menyeberang jalan sepulang sekolah di tengah guyuran hujan deras. Tanpa ampun, sebuah mobil merah menghantam tubuh mungilnya dan langsung tancap gas melarikan diri, meninggalkan korban yang terkapar di aspal. Kini, keluarga besar korban menuntut pertanggungjawaban penuh dari pelaku. Tak hanya soal hukum, insiden berdarah ini juga memicu gelombang protes dari warga dan wali murid.
Batam, Batamnews – Kabar penangkapan terduga pelaku tabrak lari yang menimpa siswi SD di Jalan Laksamana Bintan, Sei Panas, Kota Batam, akhirnya mencuat. Terduga pelaku, seorang pria berinisial W, dilaporkan telah diamankan. Kabar ini disambut penuh syukur oleh lingkungan sekolah korban.
“Alhamdulillah pelaku sudah tertangkap,” ujar seorang orangtua murid SDN 001 Batam dengan nada lega.
Meski informasi penangkapan sudah beredar luas di kalangan orang tua murid, Kasat Lantas Polresta Barelang, Kompol Afidya, belum memberikan penjelasan resmi maupun merespons konfirmasi yang dilayangkan Batamnews terkait detail penangkapan pria berinisial W tersebut.
Di sisi lain, upaya penyelesaian secara kekeluargaan mulai dilakukan oleh pihak tersangka. Kedua orang tua W diketahui telah mendatangi rumah sakit untuk menemui keluarga korban guna meminta upaya damai.
Namun, permintaan damai tersebut berhadapan dengan kenyataan pahit yang harus dialami korban. Indah Suci Anisa, siswi kelas 5 SDN 001 Batam Kota, saat ini masih terbaring lemah di ruang ICU dalam kondisi belum sadarkan diri.
Korban menderita pendarahan otak hebat dan harus menjalani operasi besar akibat hantaman keras mobil pelaku.
Tragedi ini bermula pada Selasa (31/3/2026) siang. Saat itu, Indah sedang menyeberang jalan sepulang sekolah di tengah guyuran hujan deras. Tanpa ampun, sebuah mobil merah menghantam tubuh mungilnya dan langsung tancap gas melarikan diri, meninggalkan korban yang terkapar di aspal.
Kini, keluarga besar korban menuntut pertanggungjawaban penuh dari pelaku. Tak hanya soal hukum, insiden berdarah ini juga memicu gelombang protes dari warga dan wali murid.