Tarik untuk refresh
Duel Timnas Indonesia Vs Saint Kitts & Nevis Malam Ini: Garuda Unggul Jauh Tapi Jangan Lengah

Duel Timnas Indonesia Vs Saint Kitts & Nevis Malam Ini: Garuda Unggul Jauh Tapi Jangan Lengah

1 minggu yang lalu

Batam, Batamnews – Panggung FIFA Series 2026 kembali bergemuruh di Stadion Utama Gelora Bung Karno (SUGBK), Senayan, Jakarta, malam ini, Jumat (27/3/2026). Timnas Indonesia akan melakoni laga kedua dengan menghadapi Saint Kitts & Nevis. Pertandingan ini menjadi sorotan, terutama jika melihat perbandingan harga pasar kedua tim yang bak bumi dan langit! Sebelumnya, FIFA Series di Jakarta telah dibuka dengan duel Bulgaria kontra Kepulauan Solomon. Pemenang dari pertandingan tersebut nantinya akan bersua dengan pemenang laga Indonesia versus Saint Kitts & Nevis, menambah gengsi turnamen ini. Mengacu pada data dari Transfermarkt, laman olahraga terkemuka asal Jerman yang fokus pada statistik, transfer pemain, dan harga pasar, terlihat jelas ketimpangan nilai skuad kedua tim. Skuad Garuda, dengan 23 pemain yang dipanggil oleh pelatih John Herdman untuk FIFA Series 2026, memiliki total harga pasar fantastis mencapai 30,8 juta euro atau setara dengan Rp603 miliar. Angka ini menunjukkan kualitas dan potensi besar yang dimiliki Timnas Indonesia saat ini. Pemain Indonesia yang menempati posisi teratas dengan harga pasar paling tinggi adalah Jay Idzes. Kapten Timnas Indonesia yang kini merumput di Liga Italia bersama Sassuolo ini disematkan harga pasar senilai 10 juta euro atau setara dengan Rp195 miliar! Sebuah bukti betapa berharganya Jay di kancah sepak bola Eropa. Di sisi lain, skuad Saint Kitts & Nevis yang dibawa ke Jakarta memiliki total harga pasar yang jauh di bawah, yakni hanya 575 ribu euro atau setara Rp11 miliar. Sebuah perbedaan nilai yang sangat jomplang dibandingkan dengan Tim Merah Putih. Pemain Saint Kitts & Nevis dengan harga pasar tertinggi adalah Tyrese Shade. Penyerang dari klub Burton Albion ini memiliki nilai pasar 225 ribu euro atau setara Rp4,3 miliar. Namun, sepak bola bukanlah sekadar angka di atas kertas. Meski Tim Merah Putih jelas lebih diunggulkan secara materi pemain, harga pasar tidak bisa menjadi satu-satunya acuan hasil pertandingan. Saint Kitts & Nevis, dengan semangat juang dan determinasi, tentu tidak menutup kemungkinan untuk memberikan kejutan. Maka dari itu, Timnas Indonesia tetap harus tampil fokus, prima, dan tidak meremehkan lawan. Dukungan penuh dari suporter di SUGBK diharapkan bisa membakar semangat juang Garuda untuk meraih kemenangan di laga kedua FIFA Series 2026 ini!

Batam, Batamnews – Panggung FIFA Series 2026 kembali bergemuruh di Stadion Utama Gelora Bung Karno (SUGBK), Senayan, Jakarta, malam ini, Jumat (27/3/2026). Timnas Indonesia akan melakoni laga kedua dengan menghadapi Saint Kitts & Nevis.

Pertandingan ini menjadi sorotan, terutama jika melihat perbandingan harga pasar kedua tim yang bak bumi dan langit!

Sebelumnya, FIFA Series di Jakarta telah dibuka dengan duel Bulgaria kontra Kepulauan Solomon. Pemenang dari pertandingan tersebut nantinya akan bersua dengan pemenang laga Indonesia versus Saint Kitts & Nevis, menambah gengsi turnamen ini.

Mengacu pada data dari Transfermarkt, laman olahraga terkemuka asal Jerman yang fokus pada statistik, transfer pemain, dan harga pasar, terlihat jelas ketimpangan nilai skuad kedua tim.

Skuad Garuda, dengan 23 pemain yang dipanggil oleh pelatih John Herdman untuk FIFA Series 2026, memiliki total harga pasar fantastis mencapai 30,8 juta euro atau setara dengan Rp603 miliar. Angka ini menunjukkan kualitas dan potensi besar yang dimiliki Timnas Indonesia saat ini.

Pemain Indonesia yang menempati posisi teratas dengan harga pasar paling tinggi adalah Jay Idzes. Kapten Timnas Indonesia yang kini merumput di Liga Italia bersama Sassuolo ini disematkan harga pasar senilai 10 juta euro atau setara dengan Rp195 miliar! Sebuah bukti betapa berharganya Jay di kancah sepak bola Eropa.

Di sisi lain, skuad Saint Kitts & Nevis yang dibawa ke Jakarta memiliki total harga pasar yang jauh di bawah, yakni hanya 575 ribu euro atau setara Rp11 miliar. Sebuah perbedaan nilai yang sangat jomplang dibandingkan dengan Tim Merah Putih.

Pemain Saint Kitts & Nevis dengan harga pasar tertinggi adalah Tyrese Shade. Penyerang dari klub Burton Albion ini memiliki nilai pasar 225 ribu euro atau setara Rp4,3 miliar.

Namun, sepak bola bukanlah sekadar angka di atas kertas. Meski Tim Merah Putih jelas lebih diunggulkan secara materi pemain, harga pasar tidak bisa menjadi satu-satunya acuan hasil pertandingan. Saint Kitts & Nevis, dengan semangat juang dan determinasi, tentu tidak menutup kemungkinan untuk memberikan kejutan.

Maka dari itu, Timnas Indonesia tetap harus tampil fokus, prima, dan tidak meremehkan lawan. Dukungan penuh dari suporter di SUGBK diharapkan bisa membakar semangat juang Garuda untuk meraih kemenangan di laga kedua FIFA Series 2026 ini!

Play
Stop
WA
FB
Copy
Batamnews Home
Memuat…