Batam, Batamnews – Sebuah aksi dugaan bunuh diri kembali terjadi di Jembatan 5 Barelang, Galang, Batam, Kepulauan Riau, Senin, 23 Maret 2026. Seorang pria berinisial N, usia 35 tahun, diduga melompat dari jembatan menuju perairan di bawahnya. Kejadian itu pertama kali dilaporkan ke Kantor Pencarian dan Pertolongan (Basarnas) Tanjungpinang pada pukul 11.55 WIB. Laporan datang dari Polsek Galang. Tim evakuasi pun langsung dikerahkan. Di lokasi, petugas menemukan satu unit sepeda motor Honda Vario warna biru gelap dengan nomor polisi BP 5707 IK. Motor itu terparkir dengan kunci kontak masih menempel. . Sebuah helm hitam juga tergantung di bagian depan motor. Seorang pemancing yang berada di sekitar lokasi menjadi saksi awal. Sekitar pukul 10.00 WIB, ia mendengar suara benda jatuh ke air. Saat memeriksa, ia melihat sesosok pria berbaju hitam sudah hanyut terbawa arus. Basarnas memberangkatkan enam personel Tim Rescue dari Pos SAR Batam pada pukul 12.10 WIB. Mereka membawa peralatan deteksi bawah air Aquaeye, perahu karet, dan perlengkapan evakuasi medis. . Direktorat Polairud Polda Kepri, Satpolair Polresta Barelang, Polsek Galang, Pos TNI AL Galang, ORARI, dan nelayan setempat ikut serta. Hingga berita ini diturunkan, tim masih menyisir area perairan di sekitar lokasi kejadian. Arus laut yang cukup kuat menjadi tantangan dalam proses pencarian.
Batam, Batamnews – Sebuah aksi dugaan bunuh diri kembali terjadi di Jembatan 5 Barelang, Galang, Batam, Kepulauan Riau, Senin, 23 Maret 2026. Seorang pria berinisial N, usia 35 tahun, diduga melompat dari jembatan menuju perairan di bawahnya.
Kejadian itu pertama kali dilaporkan ke Kantor Pencarian dan Pertolongan (Basarnas) Tanjungpinang pada pukul 11.55 WIB. Laporan datang dari Polsek Galang. Tim evakuasi pun langsung dikerahkan.
Di lokasi, petugas menemukan satu unit sepeda motor Honda Vario warna biru gelap dengan nomor polisi BP 5707 IK. Motor itu terparkir dengan kunci kontak masih menempel.
Baca juga: Mengaku Anggota TNI di Batam, Seorang Pria Diduga Lakukan Pemerasan dengan Modus Video Call Vulgar
Di atas pembatas beton jembatan, sepasang sandal jepit hitam diletakkan rapi. Sebuah helm hitam juga tergantung di bagian depan motor.
Seorang pemancing yang berada di sekitar lokasi menjadi saksi awal. Sekitar pukul 10.00 WIB, ia mendengar suara benda jatuh ke air. Saat memeriksa, ia melihat sesosok pria berbaju hitam sudah hanyut terbawa arus.
Basarnas memberangkatkan enam personel Tim Rescue dari Pos SAR Batam pada pukul 12.10 WIB. Mereka membawa peralatan deteksi bawah air Aquaeye, perahu karet, dan perlengkapan evakuasi medis.
Baca juga: Maling Beraksi Saat Warga Terlelap, Motor Vega R Milik Penghuni Kos di Lubuk Baja Batam Raib
Pencarian hari pertama melibatkan tim gabungan. Direktorat Polairud Polda Kepri, Satpolair Polresta Barelang, Polsek Galang, Pos TNI AL Galang, ORARI, dan nelayan setempat ikut serta.
Hingga berita ini diturunkan, tim masih menyisir area perairan di sekitar lokasi kejadian. Arus laut yang cukup kuat menjadi tantangan dalam proses pencarian.