Tarik untuk refresh
Pemko Batam Gandeng Swasta Bangun Pasar Induk Jodoh yang Modern

Pemko Batam Gandeng Swasta Bangun Pasar Induk Jodoh yang Modern

2 minggu yang lalu

Batam, Batamnews – Pemerintah Kota (Pemko) Batam tidak ingin aset daerah hanya menjadi lahan tidur yang tidak produktif. Langkah nyata diambil untuk menyulap kawasan strategis menjadi pusat ekonomi baru. Selasa (17/3/2025), Wali Kota Batam Amsakar Achmad resmi menandatangani Perjanjian Kerja Sama Pemanfaatan (KSP) dengan PT Usaha Jaya Karya Makmur (PT UJKM) untuk pembangunan dan operasional Pasar Induk Jodoh. Penandatanganan yang berlangsung di Kantor Wali Kota Batam ini menjadi babak baru bagi penataan kawasan Jodoh. Amsakar memberikan apresiasi tinggi kepada tim yang berhasil menyusun skema kerja sama yang saling menguntungkan, terutama bagi kepentingan publik. “Kami mengapresiasi seluruh pihak yang telah berkontribusi sehingga dapat menghasilkan skema kerja sama terbaik dalam rencana pembangunan Pasar Induk Jodoh yang memberikan manfaat nyata bagi masyarakat,” ujar Amsakar. Fokus utama pemerintah sangat jelas: setiap jengkal aset daerah harus memberikan nilai tambah. Bukan sekadar membangun gedung, tetapi menciptakan ekosistem perdagangan yang mampu mendongkrak kesejahteraan warga Batam secara luas. “Yang menjadi perhatian kami adalah bagaimana aset daerah ini benar-benar produktif dan mampu memberikan dampak langsung terhadap peningkatan ekonomi masyarakat,” katanya lugas. Melalui skema KSP ini, Pemko Batam dipastikan mendapatkan manfaat finansial berupa kontribusi tetap dan pembagian keuntungan. Namun, lebih dari sekadar angka pendapatan daerah, kehadiran pasar ini diproyeksikan menjadi pusat distribusi yang efisien. Amsakar menegaskan bahwa pasar induk ini harus menjadi rumah yang ramah bagi para pelaku usaha kecil. “Pasar induk ini kami arahkan untuk memberdayakan ekonomi kerakyatan, memberikan ruang bagi pedagang kecil dan UMKM agar dapat tumbuh, berkembang, dan meningkatkan daya saing,” tegas Amsakar. Strategi ini merupakan bagian dari visi besar untuk menciptakan pusat-pusat ekonomi baru yang tersebar di berbagai wilayah. Dengan dimulainya kerja sama strategis ini, pembangunan Pasar Induk Jodoh diharapkan segera terealisasi menjadi fasilitas yang representatif, modern, dan menjadi motor penggerak ekonomi yang kuat bagi seluruh lapisan masyarakat Batam.

Batam, Batamnews – Pemerintah Kota (Pemko) Batam tidak ingin aset daerah hanya menjadi lahan tidur yang tidak produktif. Langkah nyata diambil untuk menyulap kawasan strategis menjadi pusat ekonomi baru.

Selasa (17/3/2025), Wali Kota Batam Amsakar Achmad resmi menandatangani Perjanjian Kerja Sama Pemanfaatan (KSP) dengan PT Usaha Jaya Karya Makmur (PT UJKM) untuk pembangunan dan operasional Pasar Induk Jodoh.

Penandatanganan yang berlangsung di Kantor Wali Kota Batam ini menjadi babak baru bagi penataan kawasan Jodoh. Amsakar memberikan apresiasi tinggi kepada tim yang berhasil menyusun skema kerja sama yang saling menguntungkan, terutama bagi kepentingan publik.

“Kami mengapresiasi seluruh pihak yang telah berkontribusi sehingga dapat menghasilkan skema kerja sama terbaik dalam rencana pembangunan Pasar Induk Jodoh yang memberikan manfaat nyata bagi masyarakat,” ujar Amsakar.

Fokus utama pemerintah sangat jelas: setiap jengkal aset daerah harus memberikan nilai tambah. Bukan sekadar membangun gedung, tetapi menciptakan ekosistem perdagangan yang mampu mendongkrak kesejahteraan warga Batam secara luas.

“Yang menjadi perhatian kami adalah bagaimana aset daerah ini benar-benar produktif dan mampu memberikan dampak langsung terhadap peningkatan ekonomi masyarakat,” katanya lugas.

Melalui skema KSP ini, Pemko Batam dipastikan mendapatkan manfaat finansial berupa kontribusi tetap dan pembagian keuntungan. Namun, lebih dari sekadar angka pendapatan daerah, kehadiran pasar ini diproyeksikan menjadi pusat distribusi yang efisien. Amsakar menegaskan bahwa pasar induk ini harus menjadi rumah yang ramah bagi para pelaku usaha kecil.

“Pasar induk ini kami arahkan untuk memberdayakan ekonomi kerakyatan, memberikan ruang bagi pedagang kecil dan UMKM agar dapat tumbuh, berkembang, dan meningkatkan daya saing,” tegas Amsakar.

Strategi ini merupakan bagian dari visi besar untuk menciptakan pusat-pusat ekonomi baru yang tersebar di berbagai wilayah. Dengan dimulainya kerja sama strategis ini, pembangunan Pasar Induk Jodoh diharapkan segera terealisasi menjadi fasilitas yang representatif, modern, dan menjadi motor penggerak ekonomi yang kuat bagi seluruh lapisan masyarakat Batam.

Play
Stop
WA
FB
Copy
Batamnews Home
Memuat…