Tarik untuk refresh
Fitur Baru Samsung Browser: Multi Window dan AI Perangkum Halaman Segera Hadir

Fitur Baru Samsung Browser: Multi Window dan AI Perangkum Halaman Segera Hadir

2 minggu yang lalu

Batam, Batamnews - Bagi pengguna ponsel Galaxy, Samsung Internet Browser bukanlah nama yang asing. Aplikasi jelajah internet ini sudah terpasang secara default di semua perangkat besutan perusahaan asal Korea Selatan tersebut.  Menariknya, aplikasi ini juga bisa diunduh secara bebas oleh pengguna ponsel merek lain melalui toko aplikasi Google Play Store. Dengan basis pengguna yang besar—sekadar perbandingan, browser besutan Google, Chrome, tercatat memiliki 3,83 miliar pengguna aktif bulanan di seluruh dunia—Samsung Browser dikenal sebagai salah satu alternatif terkuat. Performanya mumpuni, opsi kustomisasinya banyak, dan dukungannya terhadap ekstensi membuatnya semakin digemari. . Fitur pertama adalah pengalaman browsing multi-jendela atau split-screen. Fitur ini akan memungkinkan pengguna untuk membuka dua jendela browser secara bersamaan dalam satu layar. Alih-alih bolak-balik berpindah tab, pengguna bisa memantau dua situs web aktif secara berdampingan. Fitur ini rencananya akan hadir bersamaan dengan peluncuran antarmuka One UI 9. Meski demikian, fitur ini kemungkinan tidak akan terikat eksklusif pada kulit buatan Samsung, mengingat browser Android lainnya seperti Chrome sudah lebih dulu memiliki kemampuan serupa.  Keunggulannya, pada perangkat berlayar besar seperti Galaxy Z Fold 7, pengguna bahkan disebut-sebut dapat membuka tiga jendela browser secara bersamaan. Fitur kedua yang tak kalah menarik adalah "Ask AI". Tidak seperti fitur multi-jendela, kemampuan ini diduga lebih dalam terintegrasi dengan sistem operasi dan mungkin hanya tersedia di ponsel Samsung. Berdasarkan bocoran video yang berhasil dijalankan oleh situs SammyGutu, fitur ini memungkinkan kecerdasan buatan untuk membaca dan mencerna konten yang sedang dijelajahi pengguna. Hasilnya, AI dapat menawarkan jawaban atau ringkasan secara instan. Yang perlu dicermati, cara kerja fitur ini bukan sekadar analisis visual terhadap kata-kata di layar. "Ask AI" disebut terintegrasi langsung untuk menarik data dari browser, termasuk riwayat penjelajahan dan potensi informasi pribadi lainnya.  Hal ini tentu memunculkan pertanyaan tentang bagaimana Samsung akan mengelola privasi pengguna. Meski demikian, dalam video tersebut terlihat adanya opsi toggle yang memungkinkan pengguna mengatur berapa lama data aktivitas mereka disimpan. Selain dua fitur di atas, sebuah bocoran lain juga menemukan adanya toggle bernama "Enable Cross Device Resume" dalam versi browser terbaru yang belum dirilis. Fungsinya belum diketahui pasti karena belum aktif.  ? Nomor HP Cukup untuk Tahu Nama Lengkap Seseorang Namun, dari namanya, fitur ini diduga akan memungkinkan pengguna untuk memindahkan jendela penjelajahan atau bahkan seluruh sesi browsing antar perangkat secara instan. Pertanyaannya, sejauh mana fitur ini akan berbeda dengan fitur "Continue on other device" yang sudah ada saat ini masih menjadi tanda tanya besar. Seluruh fitur baru ini kemungkinan besar akan diperkenalkan melalui program beta One UI 9 yang dijadwalkan rilis pada bulan Mei mendatang. Program beta ini rencananya akan dimulai dari generasi Galaxy S26, kemudian menyusul ke lini Galaxy S25.  Adapun versi final dari antarmuka anyar ini diperkirakan akan siap bertepatan dengan peluncuran Galaxy Z Fold 8 dan Z Flip 8 pada musim panas mendatang.

Batam, Batamnews - Bagi pengguna ponsel Galaxy, Samsung Internet Browser bukanlah nama yang asing. Aplikasi jelajah internet ini sudah terpasang secara default di semua perangkat besutan perusahaan asal Korea Selatan tersebut. 

Menariknya, aplikasi ini juga bisa diunduh secara bebas oleh pengguna ponsel merek lain melalui toko aplikasi Google Play Store.

Dengan basis pengguna yang besar—sekadar perbandingan, browser besutan Google, Chrome, tercatat memiliki 3,83 miliar pengguna aktif bulanan di seluruh dunia—Samsung Browser dikenal sebagai salah satu alternatif terkuat. Performanya mumpuni, opsi kustomisasinya banyak, dan dukungannya terhadap ekstensi membuatnya semakin digemari.

Baca juga: Biaya Langganan App Store China Dipangkas, Apple Terapkan Tarif 12% untuk UMKM

Kini, sejumlah laporan dan bocoran terbaru mengindikasikan bahwa Samsung Browser akan segera mendapatkan dua peningkatan fitur signifikan yang akan mengubah cara pengguna berinteraksi dengan konten digital.

Fitur pertama adalah pengalaman browsing multi-jendela atau split-screen. Fitur ini akan memungkinkan pengguna untuk membuka dua jendela browser secara bersamaan dalam satu layar. Alih-alih bolak-balik berpindah tab, pengguna bisa memantau dua situs web aktif secara berdampingan.

Fitur ini rencananya akan hadir bersamaan dengan peluncuran antarmuka One UI 9. Meski demikian, fitur ini kemungkinan tidak akan terikat eksklusif pada kulit buatan Samsung, mengingat browser Android lainnya seperti Chrome sudah lebih dulu memiliki kemampuan serupa. 

Keunggulannya, pada perangkat berlayar besar seperti Galaxy Z Fold 7, pengguna bahkan disebut-sebut dapat membuka tiga jendela browser secara bersamaan.

Fitur kedua yang tak kalah menarik adalah "Ask AI". Tidak seperti fitur multi-jendela, kemampuan ini diduga lebih dalam terintegrasi dengan sistem operasi dan mungkin hanya tersedia di ponsel Samsung.

Berdasarkan bocoran video yang berhasil dijalankan oleh situs SammyGutu, fitur ini memungkinkan kecerdasan buatan untuk membaca dan mencerna konten yang sedang dijelajahi pengguna. Hasilnya, AI dapat menawarkan jawaban atau ringkasan secara instan.

Yang perlu dicermati, cara kerja fitur ini bukan sekadar analisis visual terhadap kata-kata di layar. "Ask AI" disebut terintegrasi langsung untuk menarik data dari browser, termasuk riwayat penjelajahan dan potensi informasi pribadi lainnya. 

Hal ini tentu memunculkan pertanyaan tentang bagaimana Samsung akan mengelola privasi pengguna. Meski demikian, dalam video tersebut terlihat adanya opsi toggle yang memungkinkan pengguna mengatur berapa lama data aktivitas mereka disimpan.

Selain dua fitur di atas, sebuah bocoran lain juga menemukan adanya toggle bernama "Enable Cross Device Resume" dalam versi browser terbaru yang belum dirilis. Fungsinya belum diketahui pasti karena belum aktif. 

Baca juga: PayNow Bisa "Bobol" Privasi? Nomor HP Cukup untuk Tahu Nama Lengkap Seseorang

Namun, dari namanya, fitur ini diduga akan memungkinkan pengguna untuk memindahkan jendela penjelajahan atau bahkan seluruh sesi browsing antar perangkat secara instan. Pertanyaannya, sejauh mana fitur ini akan berbeda dengan fitur "Continue on other device" yang sudah ada saat ini masih menjadi tanda tanya besar.

Seluruh fitur baru ini kemungkinan besar akan diperkenalkan melalui program beta One UI 9 yang dijadwalkan rilis pada bulan Mei mendatang. Program beta ini rencananya akan dimulai dari generasi Galaxy S26, kemudian menyusul ke lini Galaxy S25. 

Adapun versi final dari antarmuka anyar ini diperkirakan akan siap bertepatan dengan peluncuran Galaxy Z Fold 8 dan Z Flip 8 pada musim panas mendatang.

Play
Stop
WA
FB
Copy
Batamnews Home
Memuat…