
19 Februari 2026 • 13:08
Batam, Batamnews – Warga Sei Tokok, Barelang, Kota Batam, Kepulauan Riau, digegerkan oleh aksi nekat Setia Budi (24) yang melompat dari Jembatan Tiga Barelang pada Rabu (18/2/2026) malam, sekitar pukul 20.14 WIB. Informasi awal menyebutkan, motif di balik tindakan tragis ini adalah masalah asmara.
Koordinator Pos SAR Batam, Dedius P. S., menjelaskan bahwa laporan kejadian ini diterima pertama kali oleh Com Center Kantor Pencarian dan Pertolongan Tanjungpinang dari Bakamla Batam. Laporan tersebut langsung ditindaklanjuti.
"Menanggapi laporan tersebut, enam personel Pos SAR Batam langsung diberangkatkan menuju lokasi kejadian pada pukul 20.26 WIB," tegas Dedius.
Tim SAR gabungan segera bergerak cepat menuju perairan Jembatan Tiga Barelang, yang dikenal memiliki arus cukup kuat, terutama di malam hari. Setibanya di lokasi, tim bersama keluarga korban melakukan proses penggalian informasi awal. Dari hasil koordinasi tersebut, diketahui bahwa sebelum kejadian, korban sempat terlibat perselisihan dengan sang pacar.
Informasi ini menjadi bagian penting dalam penyusunan rencana pencarian, meskipun fokus utama tim di lapangan tetap pada penyisiran perairan di sekitar titik korban diduga terjun, dengan mempertimbangkan kondisi arus dan gelombang laut.
Pencarian hari pertama dihentikan pada pukul 00.00 WIB untuk evaluasi dan penyusunan strategi lanjutan.
Memasuki Kamis (19/2/2026), tim SAR gabungan melanjutkan pencarian dengan melibatkan Pos SAR Batam, Bakamla Batam, Ditpolairud Polda Kepri, Polresta Barelang, serta masyarakat setempat.
Sejumlah armada seperti satu unit Rubber Boat Pos SAR Batam, RIB Bakamla, RIB 03 Ditpolairud Polda Kepri, KP Polair Polresta Barelang, serta long boat milik nelayan dikerahkan untuk memperluas area pencarian.
Kasubdit Gakkum Ditpolairud Polda Kepri, AKBP Andyka Aer, saat dimintai keterangan pada Kamis (19/2/2026) siang, menyatakan bahwa jajarannya telah melakukan pencarian sejak awal kejadian.
"Masih kita lakukan pencarian, satu tim sudah diturunkan dan hingga saat ini korban belum ditemukan," katanya.