
15 Februari 2026 • 16:36
Batam, Batamnews - Kepulan asap hitam tiba-tiba membumbung di atas terowongan kawasan dekat Hotel King, Kp. Seraya, Atas, Kota Batam, Kepulauan Riau, Minggu, 15 Februari 2026 siang.
Di tengah terik matahari yang menyengat sekitar pukul 14.00 WIB, api mulai melahap area hijau di lokasi tersebut. Hembusan angin kencang yang menyertai panasnya siang itu nyaris membuat si jago merah semakin menjadi-jadi.
Namun, kesigapan petugas Pemadam Kebakaran (Damkar) yang tiba hanya dalam waktu lima menit setelah laporan masuk berhasil menggagalkan niat api untuk meluas. Satu unit armada Damkar langsung bergerak cepat melakukan pemadaman taktis di lokasi yang berada tak jauh dari Hotel King itu.
Baca juga: Pj Sekda Kepri Minta BI Ratakan Distribusi Uang Baru hingga ke Pulau Terluar
"Alhamdulillah, Damkar langsung sigap memadamkan api sebelum seluruh area hijau tersebut ludes dimakan api. Sekitar 5 menit mereka sudah datang," ujar seorang saksi mata di lokasi yang enggan disebutkan namanya.
Dari hasil pengamatan di lapangan, dugaan sementara penyebab kebakaran ini mengarah pada kelalaian manusia. Puntung rokok yang masih menyala dan dibuang sembarangan oleh pengendara diduga menjadi pemicu awal.
Spekulasi mengenai adanya pembukaan lahan sengaja pun langsung dimentahkan. Pasalnya, lokasi kejadian merupakan area hijau yang berfungsi sebagai penyangga lingkungan dan tidak diperuntukkan untuk pembangunan fisik.
"Kalau diakibatkan oleh orang buka lahan, sepertinya tidak mungkin karena itu merupakan area hijau. Paling besar dugaan terhadap rokok yang didukung oleh panas matahari serta angin kencang," tambah sumber tersebut.
Insiden ini menjadi alarm keras bagi masyarakat, khususnya para pengendara yang memiliki kebiasaan merokok.
Baca juga: Patroli Gabungan di Sekupang, Polisi Amankan 16 Sepeda Motor
Membuang puntung rokok sembarangan di tengah cuaca panas dan angin kencang bukan sekadar tindakan tidak etis yang mengotori lingkungan, tetapi juga dapat memicu bencana kebakaran yang membahayakan keselamatan publik.
Warga berharap kejadian ini dapat meningkatkan kesadaran akan etika berkendara. Para perokok diimbau untuk selalu memastikan puntung rokok benar-benar padam di asbak kendaraan, bukan dengan melemparkannya ke jalan atau area rumput kering.