Tarik untuk refresh
Jadwal KURMA 2026 Kepri: Bazar Ramadan hingga Layanan Publik Gratis di Satu Lokasi

Jadwal KURMA 2026 Kepri: Bazar Ramadan hingga Layanan Publik Gratis di Satu Lokasi

15 Februari 2026 • 08:28

Tanjungpinang, Batamnews – Pemerintah Provinsi Kepulauan Riau kembali menggelar Kepulauan Riau Ramadhan Fair (KURMA) 2026. Acara ini dirancang untuk menyemarakkan bulan suci Ramadan sekaligus mendorong pertumbuhan UMKM dan ekonomi kreatif di daerah. Rangkaian kegiatan akan dimulai dengan Bazar Ramadan pada 20 Februari hingga 14 Maret 2026. Adapun puncak acara KURMA 2026 berlangsung pada 2–8 Maret 2026 di Kawasan Gurindam 12, tepatnya di Halaman Gedung Dekranasda Provinsi Kepri, Tanjungpinang. Setiap harinya, acara akan berlangsung mulai pukul 16.00 WIB hingga selesai. Persiapan pelaksanaan event ini dibahas dalam rapat koordinasi yang dipimpin Penjabat Sekretaris Daerah Provinsi Kepri, Luki Zaiman Prawira, bersama Kepala Dinas Pariwisata Provinsi Kepri, Hasan, pada Kamis, 12 Februari 2026 kemarin di Gedung Daerah Provinsi Kepri. . Menurutnya, ini adalah bagian dari strategi penguatan ekonomi syariah dan pemberdayaan UMKM lokal. "KURMA harus menjadi ruang bertemunya ekonomi rakyat, pelayanan publik, dan syiar Ramadan dalam satu kawasan. Kami ingin Ramadan ini memberi dampak langsung bagi pelaku UMKM, memperkuat ekonomi kreatif, dan memudahkan masyarakat mengakses berbagai layanan pemerintah," ujar Luki. Ia menambahkan bahwa kehadiran para pelaku UMKM di acara ini membuktikan komitmen pemerintah dalam membangun ekosistem usaha yang berkelanjutan. "UMKM adalah tulang punggung ekonomi Kepri. Lewat KURMA, kami ingin perputaran ekonomi lokal meningkat dan masyarakat merasakan manfaatnya," tegasnya. KURMA 2026 dirancang sebagai event terpadu. Tidak hanya berbelanja, masyarakat juga bisa mengakses puluhan layanan publik di lokasi yang sama. Layanan tersebut antara lain pengurusan Hak Kekayaan Intelektual dari Kemenkumham, kepesertaan BPJS Kesehatan, pemeriksaan kesehatan gratis, serta layanan dari BPOM. Selain itu, tersedia pula pelayanan pajak kendaraan (Samsat), keimigrasian, konsultasi haji, pembayaran zakat, hingga fasilitasi sertifikasi halal. Di sektor keuangan, Bank Indonesia dan OJK Kepri turut hadir memberikan edukasi perbankan syariah. Sejumlah bank nasional dan daerah seperti Bank Mandiri, BNI, BRI, BTN, BSI, BRK, dan BCA juga akan membuka layanan di lokasi. "Kita tidak hanya menghadirkan bazar, tetapi juga pelayanan publik terpadu, pasar murah, edukasi perbankan syariah, promosi pariwisata, hingga lomba religi. Semua terintegrasi agar masyarakat nyaman," jelas Luki. . Acara juga akan dimeriahkan dengan promosi pariwisata bahari dan budaya Melayu, lengkap dengan permainan rakyat serta pertunjukan seni. Beragam lomba bernuansa religi seperti adzan, dai, sholawat, kompang, dan busana muslim juga akan digelar. Puncak acara pada 8 Maret 2026 akan diisi dengan penampilan spesial. Pemerintah Provinsi Kepri berharap KURMA 2026 dapat menjadi momentum penguatan ekonomi daerah sekaligus mempererat kebersamaan masyarakat selama bulan suci Ramadan.

Tanjungpinang, Batamnews – Pemerintah Provinsi Kepulauan Riau kembali menggelar Kepulauan Riau Ramadhan Fair (KURMA) 2026. Acara ini dirancang untuk menyemarakkan bulan suci Ramadan sekaligus mendorong pertumbuhan UMKM dan ekonomi kreatif di daerah.

Rangkaian kegiatan akan dimulai dengan Bazar Ramadan pada 20 Februari hingga 14 Maret 2026. Adapun puncak acara KURMA 2026 berlangsung pada 2–8 Maret 2026 di Kawasan Gurindam 12, tepatnya di Halaman Gedung Dekranasda Provinsi Kepri, Tanjungpinang. Setiap harinya, acara akan berlangsung mulai pukul 16.00 WIB hingga selesai.

Persiapan pelaksanaan event ini dibahas dalam rapat koordinasi yang dipimpin Penjabat Sekretaris Daerah Provinsi Kepri, Luki Zaiman Prawira, bersama Kepala Dinas Pariwisata Provinsi Kepri, Hasan, pada Kamis, 12 Februari 2026 kemarin di Gedung Daerah Provinsi Kepri.

Baca juga: Jadwal Kapal Pelni Lebaran 2026: Rute Batam, Diskon Tiket 30%, dan Armada Tambahan

Luki Zaiman Prawira menegaskan, KURMA 2026 bukanlah acara bazar biasa. Menurutnya, ini adalah bagian dari strategi penguatan ekonomi syariah dan pemberdayaan UMKM lokal.

"KURMA harus menjadi ruang bertemunya ekonomi rakyat, pelayanan publik, dan syiar Ramadan dalam satu kawasan. Kami ingin Ramadan ini memberi dampak langsung bagi pelaku UMKM, memperkuat ekonomi kreatif, dan memudahkan masyarakat mengakses berbagai layanan pemerintah," ujar Luki.

Ia menambahkan bahwa kehadiran para pelaku UMKM di acara ini membuktikan komitmen pemerintah dalam membangun ekosistem usaha yang berkelanjutan.

"UMKM adalah tulang punggung ekonomi Kepri. Lewat KURMA, kami ingin perputaran ekonomi lokal meningkat dan masyarakat merasakan manfaatnya," tegasnya.

KURMA 2026 dirancang sebagai event terpadu. Tidak hanya berbelanja, masyarakat juga bisa mengakses puluhan layanan publik di lokasi yang sama. Layanan tersebut antara lain pengurusan Hak Kekayaan Intelektual dari Kemenkumham, kepesertaan BPJS Kesehatan, pemeriksaan kesehatan gratis, serta layanan dari BPOM.

Selain itu, tersedia pula pelayanan pajak kendaraan (Samsat), keimigrasian, konsultasi haji, pembayaran zakat, hingga fasilitasi sertifikasi halal.

Di sektor keuangan, Bank Indonesia dan OJK Kepri turut hadir memberikan edukasi perbankan syariah. Sejumlah bank nasional dan daerah seperti Bank Mandiri, BNI, BRI, BTN, BSI, BRK, dan BCA juga akan membuka layanan di lokasi.

"Kita tidak hanya menghadirkan bazar, tetapi juga pelayanan publik terpadu, pasar murah, edukasi perbankan syariah, promosi pariwisata, hingga lomba religi. Semua terintegrasi agar masyarakat nyaman," jelas Luki.

Baca juga: Update Cuaca Batam 15 Februari 2026: Seluruh Kecamatan Berawan, Ini Rincian Suhunya

Untuk memenuhi kebutuhan pokok warga, Disperindag dan Dinas Ketahanan Pangan akan menggelar pasar murah sembako. Acara juga akan dimeriahkan dengan promosi pariwisata bahari dan budaya Melayu, lengkap dengan permainan rakyat serta pertunjukan seni.

Beragam lomba bernuansa religi seperti adzan, dai, sholawat, kompang, dan busana muslim juga akan digelar. Puncak acara pada 8 Maret 2026 akan diisi dengan penampilan spesial.

Pemerintah Provinsi Kepri berharap KURMA 2026 dapat menjadi momentum penguatan ekonomi daerah sekaligus mempererat kebersamaan masyarakat selama bulan suci Ramadan.

Play
Stop
WA
FB
Copy
Batamnews Home
Memuat…