Batam, Batamnews - Suasana pagi di Perairan Air Dapur Luar, Galang Baru, Galang, Kota Batam, Kepulauan Riau, mendadak gempar pada Sabtu, 14 Februari 2026. Seorang nelayan yang berniat mengangkat bubu atau perangkap ikan justru menemukan sesosok mayat pria tersangkut di alat tangkapnya. Kapolsek Galang, Iptu Hendrizal, mengungkapkan temuan bermula saat warga menarik bubu. Raga korban yang tersangkut membuat jaring terasa lebih berat dari biasanya. "Setelah dicek, nelayan mendapati sesosok tubuh pria tersangkut di dalam perangkap, sehingga temuan itu segera dilaporkan ke aparat setempat," kata Hendrizal. . Diduga kuat, pria tersebut telah hanyut dan terombang-ambing di laut selama beberapa hari sebelum akhirnya tersangkut di perangkap ikan milik nelayan. Korban diketahui mengenakan baju kaos. Namun, hingga kini belum ada identitas yang ditemukan di tubuhnya. Tidak ada ciri khusus yang bisa diumumkan guna memudahkan identifikasi. "Tidak ada identitas di tubuh korban dan korban sudah kita bawa ke Rumah Sakit Bhayangkara," ujarnya. Proses evakuasi berlangsung dengan bantuan warga sekitar. Usai diangkat dari perairan, jasad langsung dibawa ke Rumah Sakit Bhayangkara Batam untuk kepentingan penyelidikan lebih lanjut. Polsek Galang masih terus menyelidiki asal-usul korban. Langkah koordinasi dengan instansi terkait juga dilakukan guna mencocokkan laporan orang hilang yang mungkin berkaitan dengan temuan ini. .
Batam, Batamnews - Suasana pagi di Perairan Air Dapur Luar, Galang Baru, Galang, Kota Batam, Kepulauan Riau, mendadak gempar pada Sabtu, 14 Februari 2026. Seorang nelayan yang berniat mengangkat bubu atau perangkap ikan justru menemukan sesosok mayat pria tersangkut di alat tangkapnya.
Kapolsek Galang, Iptu Hendrizal, mengungkapkan temuan bermula saat warga menarik bubu. Raga korban yang tersangkut membuat jaring terasa lebih berat dari biasanya.
"Setelah dicek, nelayan mendapati sesosok tubuh pria tersangkut di dalam perangkap, sehingga temuan itu segera dilaporkan ke aparat setempat," kata Hendrizal.
Baca juga: Polsek Sagulung Bekuk Dua Residivis Curanmor, Jual Belasan Motor ke Pulau di Kepri
Saat ditemukan, kondisi jasad korban sudah membengkak. Diduga kuat, pria tersebut telah hanyut dan terombang-ambing di laut selama beberapa hari sebelum akhirnya tersangkut di perangkap ikan milik nelayan.
Korban diketahui mengenakan baju kaos. Namun, hingga kini belum ada identitas yang ditemukan di tubuhnya. Tidak ada ciri khusus yang bisa diumumkan guna memudahkan identifikasi.
"Tidak ada identitas di tubuh korban dan korban sudah kita bawa ke Rumah Sakit Bhayangkara," ujarnya.
Proses evakuasi berlangsung dengan bantuan warga sekitar. Usai diangkat dari perairan, jasad langsung dibawa ke Rumah Sakit Bhayangkara Batam untuk kepentingan penyelidikan lebih lanjut.
Polsek Galang masih terus menyelidiki asal-usul korban. Langkah koordinasi dengan instansi terkait juga dilakukan guna mencocokkan laporan orang hilang yang mungkin berkaitan dengan temuan ini.
Baca juga: Bea Cukai Batam Tahan Speed Boat Garuda 82 di Barelang, Angkut Ratusan Koli Jastip Ilegal
"Kita juga akan berkoordinasi dengan instansi terkait, termasuk melakukan pengecekan laporan orang hilang yang diduga berkaitan dengan temuan mayat tersebut," pungkas Hendrizal.