Batam, Batamnews – Bagi Anda yang kerap menggunakan jasa kapal roro untuk perjalanan dari Batam menuju Jambi atau sebaliknya, ada informasi penting yang perlu dicatat. Terhitung sejak Kamis, 5 Februari 2026, layanan penyeberangan di lintasan Telaga Punggur – Kuala Tungkal (PP) terpaksa dihentikan untuk sementara waktu. Pihak PT ASDP Indonesia Ferry (Persero) Cabang Batam mengumumkan bahwa armada yang melayani rute tersebut, yakni KMP Sembilang, tidak beroperasi karena harus menjalani proses docking tahunan. Docking tahunan sendiri merupakan prosedur wajib bagi setiap kapal untuk menjalani perawatan rutin dan perbaikan menyeluruh. Hal ini dilakukan demi memastikan kondisi kapal tetap prima, aman, dan memenuhi standar keselamatan pelayaran saat melayani penumpang nantinya. Mengingat KMP Sembilang adalah armada utama di lintasan ini, praktis arus transportasi laut untuk kendaraan dan penumpang di rute Telaga Punggur – Kuala Tungkal menjadi terhambat. Melalui pengumuman resminya, manajemen ASDP Batam memohon maaf kepada para pengguna jasa atas ketidaknyamanan yang ditimbulkan dari penghentian operasional ini. Hingga saat ini, belum dipastikan kapan proses perawatan selesai dan kapal kembali beroperasi normal. Bagi warga yang sudah memiliki rencana perjalanan, disarankan untuk mencari alternatif transportasi lain atau terus memantau informasi terbaru dari saluran resmi ASDP Batam agar tidak terjebak antrean di pelabuhan.
Batam, Batamnews – Bagi Anda yang kerap menggunakan jasa kapal roro untuk perjalanan dari Batam menuju Jambi atau sebaliknya, ada informasi penting yang perlu dicatat. Terhitung sejak Kamis, 5 Februari 2026, layanan penyeberangan di lintasan Telaga Punggur – Kuala Tungkal (PP) terpaksa dihentikan untuk sementara waktu.
Pihak PT ASDP Indonesia Ferry (Persero) Cabang Batam mengumumkan bahwa armada yang melayani rute tersebut, yakni KMP Sembilang, tidak beroperasi karena harus menjalani proses docking tahunan.
Docking tahunan sendiri merupakan prosedur wajib bagi setiap kapal untuk menjalani perawatan rutin dan perbaikan menyeluruh. Hal ini dilakukan demi memastikan kondisi kapal tetap prima, aman, dan memenuhi standar keselamatan pelayaran saat melayani penumpang nantinya.
Mengingat KMP Sembilang adalah armada utama di lintasan ini, praktis arus transportasi laut untuk kendaraan dan penumpang di rute Telaga Punggur – Kuala Tungkal menjadi terhambat.
Melalui pengumuman resminya, manajemen ASDP Batam memohon maaf kepada para pengguna jasa atas ketidaknyamanan yang ditimbulkan dari penghentian operasional ini.
Hingga saat ini, belum dipastikan kapan proses perawatan selesai dan kapal kembali beroperasi normal. Bagi warga yang sudah memiliki rencana perjalanan, disarankan untuk mencari alternatif transportasi lain atau terus memantau informasi terbaru dari saluran resmi ASDP Batam agar tidak terjebak antrean di pelabuhan.