Tarik untuk refresh
Wisata Gratis di Batam: Menikmati Sunset Estetik & Area Bermain Anak di Tanjung Uma

Wisata Gratis di Batam: Menikmati Sunset Estetik & Area Bermain Anak di Tanjung Uma

01 Februari 2026 • 15:01

Batam, Batamnews - Mencari sunset estetik di Batam seringkali berarti siap-siap merogoh kocek dalam untuk tiket masuk atau minimal pesan minuman di kafe pinggir laut. Tapi ada satu tempat di jantung kota yang mematahkan anggapan itu: Tanjung Uma. Terletak hanya sekitar 15 menit dari keramaian Nagoya, Tanjung Uma menawarkan paket lengkap wisata sore secara gratis. Tidak ada pos tiket atau biaya masuk. Cukup parkir kendaraan dengan tertib, lalu masuki kawasan pesisir ini. Yang langsung menyergap pengunjung adalah bentang langit dan laut yang luas. Saat matahari sore mulai turun, pemandangan berubah menjadi pertunjukan alam memukau.  . Namun keindahan senja bukan satu-satunya daya tarik. Pemerhati wisata setempat mengamati bahwa kawasan ini kini ditata lebih keluarga-friendly. Sebuah playground dengan perosotan warna-warni berdiri di tepi area, menjadi magnet bagi anak-anak.  Sementara di atas pelantar kayu yang menjorok ke laut, tersedia spot nongkrong sederhana untuk menikmati angin sembari menunggu maghrib. "Aksesnya gratis, tempatnya nyaman. Cocok untuk lepas penat atau sekadar nunggu buka puasa sambil lihat sunset," kata seorang pengunjung yang datang rutin setiap akhir pekan. Di musim angin yang tepat, langit Tanjung Uma juga ramai dengan layang-layang warna-warni, menambah semarak suasana sore. . Dengan lokasi yang strategis dan tawaran pengalaman yang lengkap—dari keindahan alam, spot foto, hingga fasilitas keluarga—Tanjung Uma membuktikan bahwa wisata berkualitas di Batam tidak harus mahal. Cukup datang, nikmati, dan jaga bersama.

Batam, Batamnews - Mencari sunset estetik di Batam seringkali berarti siap-siap merogoh kocek dalam untuk tiket masuk atau minimal pesan minuman di kafe pinggir laut. Tapi ada satu tempat di jantung kota yang mematahkan anggapan itu: Tanjung Uma.

Terletak hanya sekitar 15 menit dari keramaian Nagoya, Tanjung Uma menawarkan paket lengkap wisata sore secara gratis. Tidak ada pos tiket atau biaya masuk. Cukup parkir kendaraan dengan tertib, lalu masuki kawasan pesisir ini.

Yang langsung menyergap pengunjung adalah bentang langit dan laut yang luas. Saat matahari sore mulai turun, pemandangan berubah menjadi pertunjukan alam memukau. 

Baca juga: Pasar Malam Imlek 2026 di Jalan Merdeka Tanjungpinang, Suguhkan 500 Stan UMKM

Langit berwarna jingga hingga ungu memantul di air yang tenang, dengan deretan perahu nelayan dan pulau-pulau kecil di kejauhan sebagai latar.

Namun keindahan senja bukan satu-satunya daya tarik. Pemerhati wisata setempat mengamati bahwa kawasan ini kini ditata lebih keluarga-friendly. Sebuah playground dengan perosotan warna-warni berdiri di tepi area, menjadi magnet bagi anak-anak. 

Sementara di atas pelantar kayu yang menjorok ke laut, tersedia spot nongkrong sederhana untuk menikmati angin sembari menunggu maghrib.

"Aksesnya gratis, tempatnya nyaman. Cocok untuk lepas penat atau sekadar nunggu buka puasa sambil lihat sunset," kata seorang pengunjung yang datang rutin setiap akhir pekan.

Di musim angin yang tepat, langit Tanjung Uma juga ramai dengan layang-layang warna-warni, menambah semarak suasana sore.

Baca juga: Bintan 2026 Dibuka, 220 Wisatawan Mancanegara Perdana Disambut Adat Melayu

Meski gratis, pengelola dan warga setempat mengingatkan pengunjung untuk menjaga etika: buang sampah pada tempatnya dan menghormati ketenangan lingkungan permukiman warga.

Dengan lokasi yang strategis dan tawaran pengalaman yang lengkap—dari keindahan alam, spot foto, hingga fasilitas keluarga—Tanjung Uma membuktikan bahwa wisata berkualitas di Batam tidak harus mahal. Cukup datang, nikmati, dan jaga bersama.

Play
Stop
WA
FB
Copy
Batamnews Home
Memuat…