Tarik untuk refresh
Diduga Depresi, Pria 60 Tahun di Batam Nekat Akhiri Hidup dengan Gantung Diri

Diduga Depresi, Pria 60 Tahun di Batam Nekat Akhiri Hidup dengan Gantung Diri

31 Januari 2026 • 09:57

Batam, Batamnews – Suasana di Bengkong Baru Blok C, Kota Batam, mendadak mencekam pada Jumat (30/1/2026) malam. Seorang pria berinisial MJ (60) ditemukan tak bernyawa di dalam kamar mandi rumahnya. Korban diduga kuat mengakhiri hidupnya dengan cara gantung diri. Peristiwa pilu ini pertama kali terungkap sekitar pukul 20.30 WIB. Saat itu, keponakan korban berinisial RS baru saja pulang ke rumah setelah beraktivitas seharian. Niat hati ingin ke kamar mandi untuk membersihkan diri, RS justru dikejutkan dengan kondisi pamannya yang sudah dalam posisi tergantung. Panik melihat kejadian tersebut, RS langsung melaporkannya kepada keluarga dan pihak berwajib. “Setelah menemukan korban, saksi langsung menghubungi keluarga dan selanjutnya pihak kepolisian,” ujar Kapolsek Bengkong Iptu Yuli Endra melalui Kanit Reskrim Iptu Apriadi, Jumat malam, kepada batamnews.co.id saat dikonfirmasi. Tak lama setelah laporan masuk, personel Polsek Bengkong tiba di lokasi untuk mengamankan tempat kejadian perkara (TKP). Sekitar pukul 21.45 WIB, Tim Inafis Polresta Barelang menyusul ke lokasi untuk melakukan olah TKP secara mendalam. Berdasarkan pemeriksaan fisik di lokasi, polisi tidak menemukan adanya unsur kekerasan pada tubuh pria lansia tersebut. “Dari hasil pemeriksaan awal di TKP, tidak ditemukan tanda-tanda kekerasan pada tubuh korban. Peristiwa ini diduga kuat merupakan bunuh diri,” jelas Iptu Apriadi. Di lokasi kejadian, polisi mengamankan sejumlah barang yang diduga digunakan korban, yakni sebuah kursi berwarna biru dan satu unit setrika merek Philips warna merah. Setelah olah TKP selesai, jenazah MJ dievakuasi ke RS Bhayangkara Polda Kepri sekitar pukul 22.10 WIB untuk menjalani visum. Di balik aksi nekatnya, MJ diketahui sedang memikul beban batin. Pihak keluarga mengungkapkan bahwa korban mengalami depresi akibat permasalahan keluarga. Bahkan, MJ disebut-sebut pernah melakukan percobaan bunuh diri sebelumnya, namun saat itu nyawanya masih sempat terselamatkan oleh keluarga. Kini, keluarga korban telah mengikhlaskan kepergian MJ dan memilih untuk tidak memperpanjang proses pemeriksaan medis. “Pihak keluarga menolak dilakukan autopsi dan menerima kejadian ini sebagai musibah,” kata Iptu Apriadi.

Batam, Batamnews – Suasana di Bengkong Baru Blok C, Kota Batam, mendadak mencekam pada Jumat (30/1/2026) malam. Seorang pria berinisial MJ (60) ditemukan tak bernyawa di dalam kamar mandi rumahnya. Korban diduga kuat mengakhiri hidupnya dengan cara gantung diri.

Peristiwa pilu ini pertama kali terungkap sekitar pukul 20.30 WIB. Saat itu, keponakan korban berinisial RS baru saja pulang ke rumah setelah beraktivitas seharian. Niat hati ingin ke kamar mandi untuk membersihkan diri, RS justru dikejutkan dengan kondisi pamannya yang sudah dalam posisi tergantung.

Panik melihat kejadian tersebut, RS langsung melaporkannya kepada keluarga dan pihak berwajib.

“Setelah menemukan korban, saksi langsung menghubungi keluarga dan selanjutnya pihak kepolisian,” ujar Kapolsek Bengkong Iptu Yuli Endra melalui Kanit Reskrim Iptu Apriadi, Jumat malam, kepada batamnews.co.id saat dikonfirmasi.

Tak lama setelah laporan masuk, personel Polsek Bengkong tiba di lokasi untuk mengamankan tempat kejadian perkara (TKP). Sekitar pukul 21.45 WIB, Tim Inafis Polresta Barelang menyusul ke lokasi untuk melakukan olah TKP secara mendalam.

Berdasarkan pemeriksaan fisik di lokasi, polisi tidak menemukan adanya unsur kekerasan pada tubuh pria lansia tersebut.

“Dari hasil pemeriksaan awal di TKP, tidak ditemukan tanda-tanda kekerasan pada tubuh korban. Peristiwa ini diduga kuat merupakan bunuh diri,” jelas Iptu Apriadi.

Di lokasi kejadian, polisi mengamankan sejumlah barang yang diduga digunakan korban, yakni sebuah kursi berwarna biru dan satu unit setrika merek Philips warna merah. Setelah olah TKP selesai, jenazah MJ dievakuasi ke RS Bhayangkara Polda Kepri sekitar pukul 22.10 WIB untuk menjalani visum.

Di balik aksi nekatnya, MJ diketahui sedang memikul beban batin. Pihak keluarga mengungkapkan bahwa korban mengalami depresi akibat permasalahan keluarga. Bahkan, MJ disebut-sebut pernah melakukan percobaan bunuh diri sebelumnya, namun saat itu nyawanya masih sempat terselamatkan oleh keluarga.

Kini, keluarga korban telah mengikhlaskan kepergian MJ dan memilih untuk tidak memperpanjang proses pemeriksaan medis.

“Pihak keluarga menolak dilakukan autopsi dan menerima kejadian ini sebagai musibah,” kata Iptu Apriadi.

wa
fb
copy
Batamnews Home
Memuat…