Pintu Akses ke Masjid di Batam Ditutup, Perwira Polda Kepri Ngamuk

Pintu Akses ke Masjid di Batam Ditutup, Perwira Polda Kepri Ngamuk

Tangkapan layar seorang pria membuka paksa pintu antar perumahan yang ditutup warga.

Batam, Batamnews - Beredar video seorang pria mengamuk kepada warga di Perumahan Marbella I, Kecamatan Batam Kota, Kota Batam, Kepulauan Riau (Kepri), Kamis (1/12/2022). Pria itu diketahui berinisial RS yang diketahui sebagai seorang perwira Polda Kepri berpangkap AKBP.

Bukan tak beralasan, RS mengamuk karena pintu akses yang menghubungkan dua perumahan antara Perumahan Botania dan Perumahan Marbella I ditutup oknum warga. Padahal, jalur tersebut vital karena digunakan oleh warga lainnya untuk mengakses ke tempat ibadah masjid.

Dalam video yang beredar, tampak RS mengamuk sembari menenteng sebilah parang sambil meneriakkan nama salah satu warga Perumahan Marbella I tersebut.

"Siapa yang melarang, pintu ini ditutup, ini akses untuk ke masjid. Katanya yang melarang warga RT 04, Raul, saya tantang sini, jangan sok-sokan. Belum ada perumahan ini, lebih dulu dibangun masjid ini," ujarnya.

Ia pun mengatakan bahwa sudah siap menerima resiko apapun dengan aksi yang ia lakukan, dirinya tak terima jika ada warga yang melarang warga lain untuk melaksanakan ibadah ke masjid.

"Saya cari kau, biar kau tau, baru jadi manusia jangan sombong," kata dia.

"Orang shalat dilarang, munafik cara-cara orang ini, saya tunggu sampai jam berapa pun disini, mana perangkat RT 04 sini," tambahnya.

 

Saat dikonfirmasi, Ketua RT II perumahan Marbella I, Hendrik membenarkan video yang beredar itu. Ia mengatakan bahwa banyak warga yang tak terima jika akses pintu ke masjid tersebut ditutup oleh oknum yang mengatasnamakan warga.

Ia mengatakan dengan dibukanya pintu itu mempermudah masyarakat untuk mengakses jalan ke Masjid.

"Masjid itu dibangun oleh warga Perumahan Marbella dan Botania, jadi akses jalan tersebut mempermudah warga Botania untuk menunaikan ibadah shalat berjamaah di masjid," kata Hendrik.

Dikatakannya bahwa RS yang viral dalam video itu merupakan salah satu pengurus masjid. Banyak warga yang komplain terhadapnya sehingga mengambil keputusan untuk membuka pintu tersebut.

"Banyak warga mengeluh sama, dia itu pengurus masjid jadi ia mengambil sikap seperti itu," tutur dia.

Sedangkan terkait video RS saat memegang parang, Hendrik mengklarifikasi bahwa dalam video tersebut RS mengambil parang dan linggis di lokasi tempat pengerjaan perbaikan masjid. Parang dan linggis itu ia gunakan untuk membuka pintu akses yang ditutup tersebut.

"Sebenarnya bukan untuk mengacungkan parang ke warga, itu digunakan membuka paksa pintu akses ke masjid yang ditutup warga," jelasnya.

 

Selain itu, ketua TPQ Masjid Al-Mutmainah menjelaskan bahwa akses pintu tersebut selain digunakan oleh jamaah masjid, juga digunakan untuk anak-anak yang belajar mengaji. Oleh sebab itu, dengan ditutupnya pintu itu banyak anak-anak yang kesulitan untuk mengakses ke masjid.

"Anak-anak dari perumahan Botania banyak yang mengaji di Masjid Marbella ini, saya ketua TPQ-nya, mereka kesusahan harus memutar melalui jalan besar untuk datang ke masjid belajar mengaji jika pintu itu ditutup," kata dia. 

(rez)
Komentar Via Facebook :