Viral Video Manipulasi Timbangan, Pedagang di Pasar Toss 3000 Mengaku Bersyukur

Viral Video Manipulasi Timbangan, Pedagang di Pasar Toss 3000 Mengaku Bersyukur

Aktivitas perdagangan di Pasar Toss 3000 Batam. (Foto: Yude/batamnews)

Batam, Batamnews - Viral aksi curang oknum pedagang di Pasar Toss 3000 Batam, Kepulauan Riau menuai kecaman dari pedagang lainnya.

Ulah dari oknum pedagang itu dinilai bisa merugikan pedagang lainnya yang jujur dalam melayani konsumen.

Salah seorang pedagang mengaku bersyukur lantaran aksi curang itu terbongkar. 

"Kalau (penjual) itu sudah lama kayak gitu, saya aja pernah beli 10 kilo, pas saya timbang ulang lagi jadi 9,2 kilo. Tapi ya itulah, sepandai-pandainya tupai melompat, pasti jatuh juga,” ujar Melpa, seorang pedagang di Pasar Toss 3000, Selasa (15/3/2022).

Baginya, kejujuran dalam berdagang adalah hal utama karena untuk menjaga kepercayaan konsumen.

Menurutnya kejadian viral itu tidak banyak berpengaruh terhadap dagangannya, karena Melpa sudah memiliki pelanggan tetap.

"Biasa aja, nggak pengaruh. Soalnya kami sudah ada pembeli yang bertahun-tahun langganan di sini. Timbangan kami juga udah disegel supaya pas dari angka nol," ujar Melpa.

Melpa juga mengenal pedagang yang mencurangi timbangan dan viral beberapa waktu lalu itu. 

Dian bersyukur akhirnya kecurangan yang dilakukan salah satu oknum pedagang di pasar itu terungkap, sehingga tidak merugikan lebih banyak pembeli, dan merusak citra pedagang lainnya.

"Kalau (penjual) itu sudah lama kayak gitu, saya aja pernah beli 10 kilo, pas saya timbang ulang lagi jadi 9,2 kilo. Tapi ya itulah, sepandai-pandainya tupai melompat, pasti jatuh juga,” ucapnya.

Ia juga mengatakan bahwa sejak kejadian diprotes pembeli itu, pedagang yang bersangkutan sudah dua hari tidak berjualan. 

Baca: Disperindag Janji Tindak Pedagang Curangi Timbangan di Batam

Begitu juga yang disampaikan pedagang lainnya Herman. Ia mengaku tidak mengalami dampak kekurangan pembeli akibat kejadian viral tersebut. Menurutnya, masih banyak warga yang setia membeli dagangannya di Pasar Toss 3000.

"Kalau itu tergantung masing-masing pembeli aja. Masih banyak kok pembeli yang percaya sama pedagang di sini," kata Herman.

Sebelumnya di dalam video yang viral tersebut, seorang konsumen, yang diketahui bernama Juniawati, memarahi pedagang cabai akibat diduga melakukan kecurangan.

Aksi protes pembeli itu pun membuat geger Pasar Toss 3000 kala itu. Pihak Disperindag Batam juga sempat menanggapi dengan mengimbau para pedagang pasar untuk berjualan dengan jujur agar tidak menimbulkan konflik.


Komentar Via Facebook :
close

Aplikasi Android Batamnews