Awas Bahaya! Empat Hal yang Harus Diperhatikan Sebelum Beli Mainan Kosmetik untuk Anak

Awas Bahaya! Empat Hal yang Harus Diperhatikan Sebelum Beli Mainan Kosmetik untuk Anak

Ilustrasi mainan anak

Tanjungpinang, Batamnews - Badan Pengawas Obat dan Makanan (BPOM RI) mengingatkan bahwa meski berbentuk mainan, kosmetik yang diberikan pada anak-anak dapat menjadi sumber risiko jika produk tersebut ilegal. 

Dalam imbauannya, BPOM RI menyoroti empat hal yang perlu diperhatikan oleh orangtua sebelum membelikan mainan kosmetik untuk anak-anak mereka.

1. Perbedaan Produk Ternotifikasi dan Ber-SNI:
   BPOM RI menjelaskan bahwa ada dua jenis mainan kosmetik yang umum dijual di pasaran, yaitu produk ternotifikasi BPOM RI dan mainan kosmetik ber-SNI (standar nasional Indonesia).

Produk yang telah ternotifikasi BPOM RI dianggap aman untuk digunakan oleh anak-anak, mirip dengan kosmetik pada umumnya. Namun, mainan kosmetik ber-SNI tidak boleh digunakan langsung pada kulit manusia atau binatang, hanya diperbolehkan untuk digunakan pada boneka.

Baca juga: Hari ini di Kota Batam akan Hujan Hingga Sore Hari, Waspada Banjir 

2. Peringatan dan Cara Penggunaan:
   Sebelum anak-anak menggunakan produk, orangtua disarankan untuk memeriksa peringatan dan cara penggunaannya. Hal ini mencakup batasan usia, komponen atau partikel kecil yang berisiko tertelan atau tersedak, serta kemungkinan reaksi alergi. Kewaspadaan ini bertujuan untuk menjaga keamanan dan kesehatan anak-anak.

3. Pengawasan Orang Tua:
   BPOM RI menekankan pentingnya pengawasan orang tua ketika anak-anak bermain dengan kosmetik. Produk seperti make-up kit yang mengandung eye shadow, blush on, dan lain-lain dapat memiliki partikel kecil yang berpotensi ditelan atau dimasukkan ke mulut oleh anak-anak. 

Oleh karena itu, pengawasan orang tua sangat diperlukan untuk mencegah risiko yang tidak diinginkan.

Baca juga: Hasil Piala Dunia U-17 2023 Hasil Imbang, Jerman Pastikan Juara Lewat Adu Finalti

4. Kewaspadaan pada Kulit Sensitif dan Efek Samping:
   BPOM RI juga memperingatkan bahwa beberapa anak memiliki kulit yang lebih sensitif daripada orang dewasa. 

Oleh karena itu, perlu dilakukan pemantauan terhadap efek samping yang mungkin terjadi setelah penggunaan kosmetik. Hal ini bertujuan untuk memastikan bahwa tidak ada reaksi alergi atau masalah kesehatan lainnya yang muncul.

BPOM RI mengingatkan masyarakat untuk tidak sembarangan memilih mainan kosmetik bagi anak-anak, karena ada sejumlah produk yang tidak memiliki Standar Nasional Indonesia (SNI) maupun nomor notifikasi dari BPOM. 

Dengan memperhatikan empat hal ini, diharapkan orangtua dapat memberikan mainan kosmetik yang aman dan sesuai untuk anak-anak mereka.


Komentar Via Facebook :
close

Aplikasi Android Batamnews